Satgas Saber Sidak RPH Soal Kenaikkan Harga Daging

  • 01 Feb 2026 13:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangeran Selatan - Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pertanian menginspeksi RPH Intisari 4 Ciputat terkait kenaikan harga daging sapi. Inspeksi dilakukan Satgas Saber setelah menerima informasi kenaikan harga seribu rupiah per kilogram melalui pesan WhatsApp.

Inspeksi dipimpin Ketua Pelaksana Satgas Saber sekaligus Deputi Bapanas I Gusti Ketut Astawa. Ketut mengatakan inspeksi bertujuan memastikan stabilitas pasokan dan harga daging jelang Ramadan.

“Kami menerima informasi kenaikan harga sepihak, sehingga langsung kami tindak lanjuti,” kata Ketut di RPH Intisari 4 Ciputat, Minggu, 1 Februari 2026. Ia menegaskan Satgas bergerak cepat untuk mencegah dampak ke pedagang dan konsumen.

Dalam inspeksi tersebut, Satgas menelusuri penyebab kenaikan hingga tingkat feedlotter sapi bakalan. Hasil penelusuran menunjukkan harga sapi bakalan di tingkat feedlotter tidak mengalami kenaikan.

Ketut menyatakan kenaikan harga di RPH tidak memiliki dasar pasokan maupun biaya produksi. Ia meminta pengelola RPH segera mengembalikan harga ke ketentuan semula.

“Kami minta harga diturunkan dan tidak dinaikkan kembali,” katanya. Ketut menegaskan penyesuaian harga harus diikuti seluruh RPH lainnya.

Penanggung jawab RPH Intisari 4, Imron mengakui sempat menaikkan harga daging. Ia menyatakan kenaikan tersebut telah dibatalkan setelah inspeksi Satgas.

“Kami menarik kenaikan harga dan mengembalikannya ke harga normal,” kata Imron. Ia meminta pedagang daging di pasar menjaga harga sesuai ketentuan pemerintah.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda memastikan pasokan sapi nasional mencukupi. Ia menegaskan tidak ada alasan menaikkan harga sapi bakalan maupun daging sapi.

Agung menyatakan pengawasan dilakukan berjenjang dari feedlotter hingga pedagang eceran. Pelanggaran harga, kata dia, akan dikenai sanksi sesuai ketentuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....