Pemerintah Gencarkan Peningkatan Talenta Keamanan Siber dan AI
- 31 Jan 2026 23:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), berkomitmen mempersiapkan generasi muda yang menguasai keamanan siber dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Bahkan disampaikan Wakil Menteri Komdigi (Wamenkomdigi), Nezar Patria, komitmen itu ditargetkan untuk menguasai kedua teknologi tersebut secara bersamaan.
Ia menjelaskan bahwa hal itu, menjadi langkah strategis pemerintah melalui Kemkomdigi, dalam menyikapi perkembangan teknologi digital global. Sebab meningkatnya teknologi saat ini dikatakan Nezar, akan seiringan dengan peningkatan ancaman kejahatan digital yang semakin personal dan masif.
"Kemkomdigi merespons secara aktif perkembangan keamanan siber dari tingkat global hingga nasional dengan menyiapkan talenta melalui pelatihan-pelatihan," kata Nezar dalam keterangan resminya, yang diterima RRI.co.id, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.
Wamenkomdigi mengungkapkan, pengembangan talenta digital tengah digencarkan melalui berbagai program pelatihan. Hal ini dilakukan tidak hanya melalui balai-balai SDM Kemkomdigi, namun juga melalui Digital Talent Scholarship (DTS).
Nezar menyebut bahwa untuk pelaksanaan DTS yang dijalankan Kemkomdigi, memasukkan modul pembelajaran keamanan siber dan AI. Tidak hanya itu, Wamenkomdigi menyatakan bahwa pemerintah juga telah mempersiapkan skema khusus penguatan talenta melalui AI Talent Factory.
"Kita memperkuat pengembangan talenta yang lebih terfokus dalam satu program yang kita sebut AI Talent Factory. Saat ini bekerja sama dengan Universitas Brawijaya, menyusul ITS dan UGM, serta sejumlah kampus lain," ujar Wamenkomdigi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....