Jeffrey Hendrik Jabat Direktur Utama Sementara BEI

  • 31 Jan 2026 22:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama sementara Bursa Efek Indonesia (BEI). Purbaya menilai keputusan tersebut segera diambil untuk mengisi kekosongan kepemimpinan setelah mundurnya pejabat lama.

"Iya," ujar Purbaya singkat usai Konferensi Pers di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026. Jeffrey terpilih melalui mekanisme internal yang melibatkan rapat direksi serta persetujuan dewan komisaris.

Jeffrey Hendrik memberikan jaminan bahwa seluruh aktivitas operasional bursa akan tetap berfungsi secara normal. Ia memastikan proses pengambilan keputusan manajemen tidak akan mengalami kendala atau gangguan teknis sedikit pun.

"Kami menegaskan komitmen untuk membangun pasar modal Indonesia berkelas dunia, tidak hanya setara nilai perdagangan dan kapitalisasi pasar. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui peningkatan transparansi dan tata kelola di BEI," kata Jeffrey.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah mengawasi ketat masa transisi kepemimpinan bursa. Airlangga menegaskan instruksi Presiden Prabowo mengharuskan sistem keuangan tetap beroperasi stabil tanpa hambatan.

Pemerintah menugaskan OJK serta Kementerian Keuangan untuk menjamin kelancaran fungsi regulasi pada pasar saham. Penunjukan pejabat sementara dipandang sebagai langkah krusial dalam melindungi kepercayaan para investor global.

"Tidak ada kekosongan kepemimpinan dalam pengawasan keuangan ataupun pasar modal. Pejabat pelaksana tugas itu akan memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan," ujar Airlangga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....