Wamenkomdigi Dorong Adopsi AI di Sektor Strategis

  • 30 Jan 2026 18:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria mengatakan, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) berdampak positif terhadap program strategis pemerintah. Hal itu disampaikannya dalam acara White Paper Launch: Accelerating AI Adoption in Indonesia di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), dinilai mampu meningkatkan kualitas dan produksi sejumlah sektor bidang strategis. Terlebih hal itu dijelaskan Wamenkomdigi, untuk mewujudkan tercapainya target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Sejumlah sektor strategis yang dapat mengadopsi AI, untuk memaksimalkan produk dan kualitasnya yakni sektor pangan, kesehatan, dan pendidikan. Dari sejumlah sektor itu, adopsi AI di sektor pangan, berdampak nyata terhadap hasil pertanian dan ketahanan rantai pasokan.

“AI mampu membuat pertanian lebih presisi, melakukan prediksi logistik dengan tepat, serta melakukan pemantauan secara konsisten,” kata Nezar dalam keterangan resminya yang diterima RRI.co.id, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

Selain itu ia juga turut menyoroti adopsi AI secara intensif pada sektor kesehatan, dalam akses dan kualitas perawatan. Dari sektor ini diungkapkannya, adopsi AI dapat mempercepat proses hasil pemeriksaan dengan dipadukan dari pemantauan tim medis.

“AI dapat melakukan diagnosis dini. Selain itu, pemantauan kesehatan secara personal,” ujarnya.

Sementara untuk sektor pendidikan, pemanfaatan AI dapat membuat pengalaman belajar lebih menarik dengan personalisasi pada platform pembelajaran. Selain itu teknologi AI juga dimanfaatkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam pelayanan publik," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....