Wapres Tinjau RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
- 30 Jan 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Aceh Tamiang, Jumat, 30 Januari 2026. Kunjungan ini untuk memastikan pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir bandang dan longsor berjalan optimal.
RSUD Muda Sedia menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang terdampak paling parah akibat banjir besar pada akhir 2025. Saat becana, hampir seluruh area rumah sakit sempat terendam banjir.
Hal ini menyebabkan sekitar 95 persen alat kesehatan serta sarana dan prasarana mengalami kerusakan berat atau hilang. Selain itu, enam unit ambulans milik rumah sakit juga sempat tidak dapat dioperasikan.
Meski menghadapi keterbatasan, melalui sinergi lintas sektor RSUD Muda Sedia mulai kembali beroperasi secara bertahap sejak 11 Desember 2025. Pada fase awal, pelayanan difokuskan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap yang terpusat di satu lokasi.
Hingga akhir Januari 2026, sejumlah layanan utama telah kembali berjalan. Diantaranya IGD dengan 28 tempat tidur, rawat jalan, farmasi, ruang operasi, ruang rawat inap dengan total 68 tempat tidur.
Dalam kurun waktu 11 Desember 2025 hingga 28 Januari 2026, rumah sakit ini telah melayani ribuan masyarakat terdampak. Dengan rincian 2.227 pasien IGD, 5.873 pasien rawat jalan, 1.893 pasien rawat inap, serta 147 tindakan operasi.
Pelayanan intensif seperti ICU, PICU, NICU, dan perinatologi juga tetap berjalan meskipun masih memanfaatkan fasilitas yang terbatas. Pada peninjauan tersebut, Wapres mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan serta dukungan berbagai pihak.
Wapres menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan sektor kesehatan sebagai bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana secara menyeluruh. Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak RSUD Muda Sedia.
Mulai dari penambahan armada ambulans, penguatan sistem server rumah sakit, serta mesin cuci medis. Selain itu, ia mendorong percepatan perbaikan sistem sanitasi, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta instalasi gas medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....