BMKG Waspadai Hujan Lebat Jabodetabek hingga Awal Februari

  • 30 Jan 2026 09:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG meminta masyarakat waspada potensi hujan lebat hingga ekstrem di Jabodetabek. Peringatan berlaku pada akhir Januari hingga awal Februari 2026.

Plt Deputi Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menyebut intensitas hujan mencapai 150–200 milimeter per hari. “Curah hujan 150 milimeter per hari tergolong sangat lebat hingga ekstrem,” kata Andri dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Jumat 30 Januari 2026.

Ia mengatakan hujan ekstrem berpotensi menimbulkan genangan dan banjir. “Oleh karena itu perlu antisipasi kapasitas sistem drainase,” ujarnya.

BMKG meminta masyarakat rutin memantau pembaruan informasi cuaca. Kewaspadaan perlu ditingkatkan hingga dasarian pertama Februari 2026.

“Potensi hujan lebat masih dapat terjadi meski puncak musim hujan Januari,” katanya. BMKG memprediksi kondisi iklim kembali normal mulai April 2026.

Menurut Andri, hujan lebat juga berpotensi terjadi di sebagian besar Jawa dan Bali. Wilayah Nusa Tenggara Barat turut berpotensi terdampak hujan serupa.

“Di wilayah tersebut hujan diprediksi berakhir Februari hingga Maret,” ujarnya. BMKG memastikan fenomena La Nina lemah tidak berkembang menjadi kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....