Hyundai dan Save the Children Selamatkan 29 Ton-Sampah Plastik di Jakarta
- 28 Jan 2026 22:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 29 ton sampah plastik resmi "keluar" dari jalur pencemaran lingkungan Jakarta melalui inisiatif Hyundai Continue. Yakni, sebuah aktivitas Creating Shared Value (CSV) yang berfokus pada penciptaan dampak sosial sebagai bagian dari komitmen Hyundai sebagai anggota masyarakat Indonesia.
Angka ini merupakan hasil dari komitmen empat tahun Program Ekonomi Sirkular yang diinisiasi oleh Hyundai Motor Company bersama Save the Children Indonesia. Capaian tersebut disampaikan dalam acara "Performance Sharing Ceremony: Hyundai Motor Circular Economy Project" yang diselenggarakan di Hyundai N Brand Experience Center, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2025, sebanyak 68 persen sampah di Jakarta masih belum terkelola secara optimal. Dari jumlah tersebut, sampah plastik menjadi penyumbang terbesar kedua.
Merespons tantangan tersebut, sejak tahun 2022 Program Ekonomi Sirkular menginisiasi kampanye Cerdas Pilah Plastik untuk meningkatkan kesadaran, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah plastik.
Program ini tidak berhenti pada edukasi. Sebanyak 100 unit dropbox pemilahan sampah plastik telah dipasang di berbagai titik strategis di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.
Sampah plastik yang terkumpul kemudian didaur ulang menjadi produk bernilai guna tinggi, seperti kaos dan boneka. Aktivitas ini membuktikan bahwa ekonomi sirkular dapat menjadi solusi praktis bagi tantangan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
"Melalui Hyundai Continue, kami berkomitmen menjalankan inisiatif keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan. Namun, juga pada upaya membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang," kata President Director Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee.
Sejalan dengan visi Progress for Humanity, Hyundai memaknai kemajuan sebagai tindakan nyata yang menciptakan dampak positif bagi manusia dan bumi. Termasuk, dalam memastikan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan yang aman dan sehat.
"Kolaborasi empat tahun bersama Save the Children Indonesia dalam Program Ekonomi Sirkular ini menunjukkan bahwa komitmen tersebut menjadi semakin bermakna ketika pemerintah, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama. Dengan keberhasilan mengalihkan hampir 29 ton sampah plastik dari lingkungan Jakarta, kami berharap inisiatif ini dapat menjadi fondasi berkelanjutan yang terus diperkuat bersama para pemangku kepentingan ke depannya," ujar Kenny Lee menambahkan.
Suara Anak Sebagai Penggerak Perubahan
Keunikan program ini terletak pada pelibatan aktif Juru Kampanye Anak (Child Campaigner) dari 20 sekolah dan 4 RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) di DKI Jakarta. Mereka berada di garis depan dalam menyuarakan dampak sampah plastik terhadap kualitas hidup generasi mendatang, mulai dari risiko kesehatan hingga berkurangnya ruang bermain yang aman.
"Setiap gram plastik yang k pilah hari ini memberikan ruang bernapas yang lebih lega bagi anak-anak di masa depan. Melalui program ini, kita tidak hanya membersihkan kota, tetapi juga memberdayakan anakanak untuk memiliki kepedulian dan peran terhadap lingkungan, sehingga hak mereka untuk tumbuh di lingkungan yang sehat tidak tertimbun oleh sampah plastik," kata Agni Kristia Pratama, COO Save the Children Indonesia.
Dalam acara tersebut, anak-anak menyampaikan aspirasi mereka melalui pertunjukan drama musikal bertema dampak sampah plastik terhadap hak anak. Serta, melalui storytelling foto yang mendokumentasikan berbagai inisiatif yang telah mereka lakukan di sekolah dan komunitas masingmasing.
Keterlibatan aktif anak, yang didukung oleh kemitraan dengan pemerintah, menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak jangka panjang program. Sinergi ini memastikan bahwa upaya pengelolaan sampah tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga selaras dengan pemenuhan hak anak untuk hidup dan tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....