ATMACultura Exhibition Hall Perkuat Peran Budaya Kampus Bangsa
- 28 Jan 2026 16:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya meresmikan ATMACultura Exhibition Hall dan patung Parare di Kampus Semanggi. Peresmian menegaskan peran kampus sebagai ruang kebudayaan dan pembentukan karakter bangsa.
Acara peresmian dipimpin Ignatius Kardinal Suharyo, Uskup Keuskupan Agung Jakarta sekaligus Ketua Pembina Yayasan Atma Jaya. Menurutnya, peresmian sebagai peneguhan semangat kerja sama dan tekad memperkokoh Atma Jaya.
“Dengan membatinkan warisan para pendiri lembaga ini dalam semangat kerja sama dan saling mendukung. Peresmian ini menjadi peneguhan semangat, bukan sekadar pembaruan, melainkan tekad bersama untuk memperkokoh Atma Jaya agar tetap jaya” kata Ignatius Kardinal Suharyo.
ATMACultura Exhibition Hall dihadirkan sebagai ruang apresiasi, dialog, dan refleksi budaya. Fasilitas ini terbuka bagi civitas akademika serta masyarakat umum.
Kehadiran fasilitas mendukung pendidikan holistik yang mengintegrasikan akademik, seni, budaya, dan nilai kemanusiaan. Komitmen tersebut menjadi bagian visi berkelanjutan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Peresmian dilengkapi patung Parare karya seniman Hedi Hariyanto sebagai simbol nilai kemanusiaan. Karya ini menegaskan tanggung jawab generasi muda sebagai penerus masa depan bangsa.
Pengembangan ATMACultura Exhibition Hall menjadi upaya meningkatkan kualitas sarana pembelajaran mahasiswa. Mahasiswa didorong mengembangkan kreativitas, kepekaan sosial, dan nilai kemanusiaan melalui aktivitas kebudayaan.
Ketua Yayasan Atma Jaya Linus M Setiadi mengatakan, pembaruan kampus mendukung pembelajaran humanis berkelanjutan. Proses tersebut dilaksanakan terintegrasi untuk menunjang pengalaman belajar mahasiswa.
“Rangkaian proses pembaruan di lingkungan kampus dilaksanakan secara terintegrasi dengan tujuan untuk mendukung proses belajar mengajar mahasiswa. Khususnya, melalui kehadiran kampus yang humanis dan berkelanjutan,” kata Linus.
Sejalan dengan penguatan pembelajaran non-akademik, Unika Atma Jaya terus menghadirkan ruang-ruang pembelajaran alternatif. Hal ini untuk mendukung proses pengembangan diri mahasiswa secara holistik.
“Ruang pameran ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mahasiswa dalam proses pengembangan diri sebagai manusia yang utuh dan dewasa. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk mengadakan pameran hasil karya, mulai dari poster ilmiah, materi edukasi masyarakat, hingga karya seni," kata Kepala Biro Kemahasiswaan dan Karier Unika Atma Jaya, Laurensia Harini Tunjungsari.
Unika Atma Jaya terus menghadirkan ruang pembelajaran alternatif bagi pengembangan diri mahasiswa. Langkah ini memperkuat integrasi keunggulan akademik dengan seni, budaya, dan dialog inklusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....