BPS Catat Harga Pangan Turun Pascabencana di Sumatra
- 27 Jan 2026 19:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) BPS mencatat adanya penurunan harga kebutuhan pokok di daerah terdampak bencana. Penurunan terjadi di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh akhir Januari 2026.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, wilayah tersebut sempat mengalami inflasi tinggi. Namun, per 23 Januari 2026 indeks perkembangan harga mulai menurun.
“Sumatra Barat mencatat Indeks Perkembangan Harga (IPH) minus 4,47 didorong cabai dan bawang. Komoditas utama meliputi cabai merah, bawang merah, dan bawang putih," kata Amalia dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Pangan Daerah di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.
Sementara, Sumatra Utara mencatat IPH minus 3,63 persen pada akhir Januari. Penurunan harga dipicu cabai merah, bawang merah, dan minyak goreng.
Aceh yang sebelumnya inflasi tertinggi kini mencatat IPH minus 1,33 persen. Penurunan didorong cabai merah, telur ayam ras, dan tempe.
Pada minggu keempat Januari, IPH tertinggi terjadi di Maluku Utara. Kenaikan harga dipicu beras, bawang merah, dan cabai rawit.
Kalimantan Barat mencatat IPH 1,07 persen pada periode yang sama. Komoditas penyumbang meliputi daging ayam ras, cabai merah, dan cabai rawit.
Papua Barat mencatat IPH 0,81 persen akibat kenaikan beberapa komoditas. Daging ayam ras, cabai rawit, dan daging sapi menjadi penyumbang utama.
BPS menyoroti Kabupaten Bener Meriah sebagai wilayah dengan kenaikan IPH tertinggi. Kabupaten tersebut mencatat kenaikan IPH sebesar 10,7 persen.
Komoditas utama penyumbang kenaikan adalah daging ayam ras, beras, dan daging sapi. Kota Langsa juga mencatat kenaikan IPH sebesar 1,01 persen.
Menurutnya, tren penurunan terjadi pascapenanganan dampak bencana. “Secara provinsi Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh mengalami penurunan IPH,” kata Amalia.
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan daerah tetap waspada meski tekanan inflasi menurun. “Yang paling penting itu trennya, jika naik harus segera dikendalikan,” kata Tito
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....