Walhi Dorong Reboisasi Cisarua Disertai Pemulihan Fungsi Kawasan
- 27 Jan 2026 10:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Rencana reboisasi dan relokasi warga korban longsor bencana di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, seharusnya disertai pemulihan fungsi kawasan. Hal ini dinilai penting untuk mencegah bencana serupa terulang.
Demikian disampaikan Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat (Jabar), Wahyudin Iwang. Menurut dia, pemulihan harus mengembalikan fungsi kawasan sesuai rencana tata ruang wilayah.
"Revitalisasi saja tidak cukup tanpa reforestasi konkret di kawasan tangkapan air," ujarnya pada perbincangan dengan RRI Pro 3, Senin 26 Januari 2026. Menurut dia, Peraturan Daerah Kawasan Bandung Utara sebenarnya telah mengatur perlindungan dan pemulihan kawasan secara jelas.
"Namun, lemahnya penegakan hukum membuat alih fungsi lahan terus terjadi," ucapnya. Menurut Iwang, betonisasi masif dan pembangunan tanpa izin mempercepat degradasi lingkungan di kawasan lindung.
Pada gilirannya, kondisi tersebut akan meningkatkan risiko longsor dan bencana hidrometeorologi. "Kalau serius mencegah bencana, kembalikan fungsinya sebagai kawasan resapan air dan konservasi, serta jalankan tata ruang," katanya.
Iwang mengingatkan hujan ekstrem hanya menjadi pemicu, bukan penyebab utama longsor. Menurut dia, akar masalah terletak pada penyimpangan tata ruang dan alih fungsi bentang alam.
Selain itu, pengawasan rehabilitasi lingkungan disebut masih lemah dan belum berkelanjutan. "Banyak pohon ditanam, tetapi tidak dipelihara secara optimal," ujarnya.
Karena itu, Walhi mendorong evaluasi menyeluruh tata kelola kawasan Bandung Utara. Hal ini dinilai krusial demi melindungi keselamatan warga Bandung Raya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya mengakui kawasan tersebut bermasalah secara tata ruang. Karena itu, lanjut dia, relokasi warga menjadi pilihan untuk keselamatan jangka panjang.
Dedi menilai pengembalian fungsi hutan menjadi langkah paling rasional karena potensi longsor lanjutan masih sangat mengkhawatirkan. "Daerah di sini dihutankan saja dan warganya direlokasi karena potensi longsor tinggi," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....