Menhaj: Petugas Haji Ujung Tombak Pelayanan Jemaah Haji

  • 26 Jan 2026 19:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta: Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf kembali meninjau langsung Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi (Diklat PPIH Arab Saudi) tahun 1447H/2026M, Senin (261/2026). Kedatangan Menhaj Mochamad Irfan Yusuf didampingi Sekjen Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho.

“Saya harus memastikan bahwa mereka benar-benar siap dan memiliki semangat yang tinggi. Mereka adalah ujung tombak Kementerian Haji dan Umrah di Arab Saudi,” ucap Menhaj Mochamad Irfan Yusuf di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Irfan, petugas haji yang telah mengikuti Diklat PPIH Arab Saudi sejak 10 Januari 2026 lalu memiliki semangat melayani jemaah haji yang tinggi. Dia juga menyaksikan para petugas haji mendengarkan materi yang disampaikan pemateri dengan seksama.

“Saya juga telah melihat pembagian pola kerja serta pengaturan konsumsi, semuanya sudah dipersiapkan. Insya Allah, dengan persiapan yang lebih matang seperti sekarang ini, kita akan memperoleh hasil yang lebih baik,” ucap Gus Irfan.

Gus Irfan menjelaskan, petugas haji yang sudah terbagi menjadi 3 daker yaitu daker Bandara, Madinah dan Mekah akan menjadi perpanjangan tangan negara dan pemerintah dalam melayani 221 ribu jemaah haji Indonesia. “Mudah-mudahan persiapan yang cukup panjang ini dapat menghasilkan capaian yang lebih baik,” ujarnya.

Gus Irfan menegaskan keberhasilan petugas haji sangat berpengaruh langsung terhadap keberhasilan Kemenhaj itu sendiri. Hal ini sejalan dengan keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Para petugas ini adalah ujung tombak Kementerian Haji dan Umrah. Keberhasilan mereka akan sangat berpengaruh langsung terhadap keberhasilan Kementerian itu sendiri," katanya.

Menurutnya, keberhasilan Kementerian tentu juga berdampak pada keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo secara keseluruhan, karena Kementerian Haji merupakan bagian dari pemerintahan beliau. "Kita pastikan semua berjalan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya menjelaskan.

Sementara Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan petugas haji harus memiliki kekuatan fisik ketika melayani jamaah. "Ibadah haji adalah ibadah fisik dan petugas harus kuat mental dan fisik," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....