PKP Siapkan 197 Lahan Pembangunan Huntap di Sumatra
- 10 Jan 2026 21:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut pemerintah menyiapkan 197 titik lahan pembangunan hunian tetap (huntap). Lahan ini akan diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Maruarar menjelaskan pembangunan hunian tetap di Sumatra Utara direncanakan di 16 lokasi, dengan luas lahan 58 hektare. Sementara, di Sumatra Barat terdapat 28 lokasi dengan total lahan menncapai 53 hektare.
“Provinsi Aceh saya perjelas, usulan lahan relokasi sebanyak 153 titik lahan, dengan total luas lahan sebesar 473,09 hektare. Total daya tampung rumah dapat terbangun sebanyak 28.311 unit, telah dilakukan verifikasi dan layak sebanyak 24 titik lahan," kata Maruarar dalam keterangan tertulis di Jakarta yang diterima rri.co.id, Sabtu (10/1/2026).
Maruarar menyampaikan tahapan penyediaan hunian tetap telah disiapkan secara komprehensif. Prosesnya meliputi penetapan lokasi, penyiapan data by name by address (BNBA), penyusunan desain detail, lelang, hingga pembangunan.
Ia menegaskan pembangunan huntap harus memenuhi tiga kriteria utama, yakni aman dari potensi banjir, tsunami, atau longsor. Selain itu, lokasi tidak bermasalah secara hukum.
Tempatnya juga harus dekat dengan ekosistem kehidupan masyarakat, seperti ladang, tempat kerja, sekolah, dan pasar. Menteri PKP mengusulkan tahapan penganggaran dilakukan dengan prinsip percepatan, termasuk dalam proses pengadaan barang dan jasa.
“Kami usulkan agar Februari sudah bisa mulai pelaksanaan,” ucapnya.
Data per Jumat (9/1/2026) menunjukkan total rumah terdampak di tiga provinsi mencapai 189.308 unit dengan kerusakan bervariasi. Saat ini, Pemerintah menunggu data final dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebelum pembangunan huntap berjalan maksimal.
Sementara, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan percepatan pembangunan huntara menjadi prioritas pemerintah. Langkah ini dilakukan agar masyarakat terdampak segera menempati hunian layak dan aman.
“Kita juga sedang membangun huntara, total ada 1.606 unit. Targetnya sebelum masuk bulan Ramadhan selesai semua, itu sesuai arahan dari BNPB,” kata Menteri Dody.
Pembangunan huntara tersebar di beberapa kabupaten dan kota terdampak bencana. Di Sumatra Utara yakni Tapanuli Selatan, terdapat sebanyak 431 unit huntara.
Di Provinsi Aceh, pembangunan mencakup 480 unit di Kabupaten Bener Meriah dan 400 unit di Aceh Utara. Selain itu, pembangunan 211 unit di Pidie Jaya dan 84 unit di Aceh Tamiang saat ini sudah selesai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....