Menbud Rencanakan Buku Sejarah Baru Diakses Gratis Februari

  • 09 Jan 2026 17:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon berencana membuka akses gratis bagi masyarakat terhadap buku Sejarah Indonesia yang baru diluncurkan. Ia menyampaikan akses gratis tersebut direncanakan mulai tersedia pada Februari 2026.

Sebelumnya, buku yang berjudul 'Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global' merupakan buku yang mengulas perjalanan sejarah Indonesia. Buku ini mengulas perjalanan sejarah Indonesia, sejak perjalanan awal Nusantara, hingga situasi termutakhir pasca-reformasi.

"Kita sedang finalisasi. Kalau sudah rapi dan beres, dalam bentuk PDF-nya pasti gratis karena ini dibiayai oleh APBN," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat (9/1/2026).

Ia mengatakan e-book Sejarah Indonesia akan didistribusikan melalui laman resmi Kementerian Kebudayaan. Hal ini dilakukan agar dapat diakses dan dibaca oleh masyarakat luas.

Ia juga membuka kemungkinan pendistribusian melalui situs-situs mitra lainnya guna memperluas jangkauan pembaca. Lebih lanjut, ia menyebutkan hingga saat ini belum terdapat rencana pencetakan versi fisik buku tersebut secara massal.

"Sebagaimana kita ketahui, biaya pencetakan buku saat ini cukup tinggi. Buku ini juga berukuran besar sehingga jika dicetak atau dijual, harganya tentu akan mahal," ucapnya.

Ia berharap, kebijakan ini dapat memperluas akses publik terhadap pengetahuan sejarah nasional. Sekaligus memperkuat literasi kebudayaan di berbagai lapisan masyarakat.

Di sisi lain, penerbitan buku sejarah Indonesia merupakan bagian dari instrumen pembentukan karakter dan indentitas bangsa. Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan.

"Penerbitan buku ini merupakan bagian integral dari upaya pemajuan kebudayaan nasional. Penyusunan buku ini menghasilkan 7.958 halaman dalam 11 jilid," ujarnya kepada wartawan usai peluncuran buku 'Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global', Plaza Insan Berprestasi, Kemendikdasmen, Minggu (14/12/2025) lalu.

Proses penyusunan buku dilakukan melalui serangkaian tahapan yang ketat dan terukur. Hal tersebut mencerminkan komitmen kuat penyusun terhadap akurasi data serta kualitas substansi yang disajikan kepada pembaca.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....