Simak Lima Hari Besar Internasional Diperingati 6 Januari

  • 06 Jan 2026 06:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Tanggal 6 Januari diwarnai berbagai peringatan penting, baik nasional maupun internasional. Peringatan tersebut mencakup isu kemanusiaan, keagamaan, hingga sosial budaya.

Sejumlah momen yang diperingati memiliki latar belakang sejarah panjang dan nilai reflektif. Peringatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya empati, toleransi, dan kepedulian sosial.

Melansir National Today, terdapat beberapa hari penting yang diperingati setiap 6 Januari. Berikut daftar peringatan tersebut.

1. Hari Anak Yatim Korban Perang

Hari Anak Yatim Korban Perang diperingati setiap 6 Januari untuk meningkatkan kesadaran global. Peringatan ini menyoroti nasib anak-anak yang kehilangan orang tua akibat konflik bersenjata.

Peringatan ini pertama kali dicetuskan organisasi Prancis SOS Enfants en Détresses. Tujuannya mendorong kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu yang terdampak kekerasan perang.

Seiring waktu, gerakan ini berkembang dan memperoleh pengakuan internasional. Peringatan ini juga menjadi seruan memperjuangkan hak pendidikan, kesehatan, dan dukungan psikologis bagi anak-anak korban perang.

Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan berkontribusi menciptakan lingkungan yang inklusif. Solidaritas dan empati menjadi nilai utama yang terus dikampanyekan.

2. Hari Epifani

Hari Epifani merupakan perayaan keagamaan umat Kristiani yang diperingati setiap 6 Januari. Perayaan ini memperingati penampakan kemuliaan Allah dalam diri Yesus Kristus.

Istilah Epifani berasal dari bahasa Yunani epiphaneia yang berarti manifestasi. Makna tersebut merujuk pada Yesus yang dimanifestasikan kepada bangsa non-Yahudi dari Timur.

Hingga abad ke-5, Gereja Barat dan Timur merayakan Natal dan Epifani bersamaan. Pada 567, Gereja Barat memisahkan peringatan kelahiran Yesus dan Epifani.

Sejak saat itu, Natal diperingati 25 Desember, sementara Epifani dirayakan 6 Januari. Dalam tradisi Katolik, Epifani dikenal sebagai Hari Tiga Raja.

Perayaan ini memperingati penyembahan Bayi Yesus oleh tiga orang majus dari Timur. Umat Kristiani merayakannya melalui misa khusus dan kegiatan rohani.

3. Hari Natal di Armenia

Di Armenia, Hari Natal dirayakan setiap tanggal 6 Januari. Tradisi ini telah berlangsung lebih dari 1.700 tahun di negara tersebut.

Melansir National Today, sejarah Natal di Armenia bermula pada 301 M. Saat itu, Gereja Apostolik Armenia memperkenalkan agama Kristen.

Di Eropa, perayaan Romawi Solis Invicti dirayakan pada periode yang sama. Untuk menghindari kesamaan, umat Katolik memindahkan Natal ke 25 Desember.

Namun, masyarakat Armenia tetap merayakan Natal pada 6 Januari. Hal ini karena mereka tidak merayakan Solis Invicti.

Sebagai bagian perayaan, umat Armenia menjalani puasa selama satu minggu. Puasa dilakukan sebelum perayaan Natal berlangsung.

4. Hari Smith Nasional

Hari Smith Nasional diperingati setiap 6 Januari. Peringatan ini ditujukan bagi mereka yang memiliki nama belakang Smith.

Nama Smith merupakan salah satu nama keluarga paling umum di negara berbahasa Inggris. Negara tersebut antara lain Inggris, Amerika Serikat, dan Australia.

Gagasan Hari Smith Nasional dicetuskan Adrienne Sioux Koopersmith pada 1994. Tanggal 6 Januari dipilih karena memiliki makna historis.

Pada tanggal tersebut, Kapten John Smith dibaptis pada 1580. Meski tanggal lahirnya tidak tercatat, hari baptis dianggap sebagai kelahirannya.

Kapten John Smith dikenal sebagai pemimpin koloni Jamestown pada 1607. Ia menjadi tokoh awal yang membawa nama Smith ke Amerika.

Tanggal ini juga bertepatan dengan kelahiran Jedediah Strong Smith. Ia tercatat sebagai penjelajah Amerika pertama yang mencapai California melalui jalur darat.

5. Hari Pelukan Nasional di Amerika Serikat

Hari Pelukan Nasional diperingati setiap 6 Januari di Amerika Serikat. Peringatan ini menekankan pentingnya sentuhan sederhana dalam kehidupan sosial.

Pelukan dianggap mampu memberikan kehangatan fisik dan dukungan emosional. Peringatan ini muncul di tengah musim dingin.

Hari Pelukan Nasional mengajak masyarakat menyebarkan kebahagiaan melalui tindakan sederhana. Pelukan dinilai mampu mempererat hubungan antarindividu.

Budaya pelukan juga berkembang melalui Konvensi Pelukan atau Cuddle Con. Acara tersebut pertama kali digelar pada 2015 di Portland, Oregon.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....