Puluhan Fosil Eugene-Dubois Tiba di Indonesia 2026
- 18 Des 2025 11:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, memprediksi keberlanjutan koleksi fosil Eugene Dubois akan kembali ke Indonesia pada tahun 2026. Sebanyak 28.131 fosil asal Indonesia yang tersimpan di Museum Naturalis Leiden, Belanda, akan dipulangkan menggunakan enam kontainer.
Ia menilai,pemulangan koleksi ini merupakan bagian dari upaya repatriasi besar-besaran. Sekaligus menjadi momentum penting dalam sejarah penelitian evolusi manusia di Indonesia.
"Karena ini jumlahnya banyak dan besar, mungkin menggunakan kontainer-kontainer yang besar. Prosesnya dilakukan pada tahun depan," katanya saat ditemui wartawan usai acara Pembukaan Pameran Fosil Koleksi Eugene Dubois, Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa koleksi Eugene Dubois yang kembali ke Indonesia merupakan bagian paling penting dari 28.131 fosil. Meskipun demikian, masih banyak koleksi lain akan dipulangkan bertahap, termasuk temuan Homo Erectus dan fosil fauna.
Lebih lanjut, pemulangan fosil tersebut juga dijadikan momentum sebagai kembalinya The Java Man (Manusia Jawa). Sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pameran yang menampilkan sejarah awal Indonesia.
Pameran ini bertujuan tidak hanya untuk menyambut kembalinya fosil, tetapi juga untuk memperkenalkan pentingnya Java Man. Terutama dalam penelitian evolusi manusia serta menumbuhkan kesadaran publik tentang sejarah Indonesia.
"Penerimaan ini sekaligus menyambut kedatangan fosil Java Man. Dan sekaligus menyelenggarakan sejarah awal Indonesia," ujarnya.
Repatriasi ini merupakan kelanjutan dari proses yang telah dilakukan di MuseumNaturalis Leiden pada September silam. Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal NaturalisBiodiversity Center Leiden, Marcel Beukeboom.
Keputusan untuk melakukan repatriasi diambil setelahmelalui kajian mendalam oleh komite independen. Adapun tim lainnya yang bekerja sama dengan TimRepatriasi Indonesia.
"Fosil ini menjadi saksi atas matarantai penting dalam evolusi manusia. Sekaligus merepresentasikan bagian darisejarah Indonesia dan merupakan warisan budaya," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....