Pemilih Muda Pemilu 2029 Membludak
- 12 Des 2025 01:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Lombok: Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyebut angka pemilih muda dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 akan membludak. Hal tersebut diungkapkan Komisioner KPU RI, August Mellaz, dalam diskusi media bertajuk "Sinergi Pilar Demokrasi", di Lombok, Nusa Tenggara Barat, awal pekan ini.
Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah pemilih muda ini berkaca dari data Pemilu dan Pilkada 2024. Merujuk data KPU dan Badan Pusat Statistik (BPS), pemilih muda dari kelompok generasi Z (Gen-Z) dan Milenial mencapai kisaran 58 persen.
"Data BPS dengan pertambahan potensi penduduk, kira-kira pada 2029 nanti, Gen Z dan milenial akan mencapai proporsi 60-70 persen. Ini fakta," kata August Mellaz dalam diskusi.
Melihat potensi tersebut, Mellaz menuturkan bahwa KPU sedang mempelajari skema pendekatan yang tepat kepada para pemilih muda tersebut. Sebab, diakuinya, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi KPU untuk mendulang partisipasi pemilih muda dalam pesta demokrasi ke depannya.
Salah satu pendekatannya yang harus diantisipasi, yakni terkait dengan pemanfaatan teknologi digital, seperti kecerdasan artifisial (AI). Menurut Mellaz, jika pemanfaatan AI dalam pemilu tidak segera tertangani, maka dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi ke depan.
Ia mencontohkan kasus penggunaan AI yang negatif, yang mengguncang mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati. Hal ini, ditekankan Mellaz, harus dapat diantisipasi, khususnya sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai.
"Perkembangan dan kecanggihan atau sophisticated-nya Artificial Intelligence ke depan akan luar biasa. Dia (AI, red), punya potensi yang sangat serius dan mengganggu stabilitas demokrasi elektoral negara-negara," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....