KPU Akui Pemilu 2029 Memiliki Tantangan Tersendiri
- 12 Des 2025 01:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Lombok: Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menilai, pemilu 2029 memiliki tantangan tersendiri dalam pelaksanaannya. Hal ini diungkapkan Komisioner KPU RI, August Mellaz, dalam diskusi media bertajuk "Sinergi Pilar Demokrasi".
Ia menjelaskan, hal tersebut dikarenakan Pemilu 2029 akan didominasi oleh para pemilih muda. Sehingga, pendekatan pemilu ke depannya harus dilakukan adaptasi mengikuti perkembangan zaman yang diisi oleh para generasi muda.
August Mellaz mengungkapkan, jumlah pemilih dalam Pemilu 2024 mencapai 204 juta orang, sedangkan Pilkada 2024 mencapai 203 juta pemilih. Ia pun memproyeksikan terjadi penambahan pemilih muda mencapai 60 hingga 70 persen.
"Ke depan, kami sedang membaca (tantangan) dengan benar. Generasi muda ini tidak lagi terikat pada pendekatan sosialisasi konvensional. Mereka sangat akrab dengan teknologi dan memiliki pola konsumsi informasi yang berbeda," kata Mellaz, di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), awal pekan ini.
Sebelumnya, Peneliti Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD), Aqidatul Izza Zaini, menekankan bahwa KPU harus melakukan percepatan dalam adaptasi. Hal ini guna mengikuti perkembangan zaman yang mayoritasnya diisi anak-anak muda.
Ia menegaskan bahwa KPU tidak lagi dapat menerapkan pendekatan proses tahapan pemilu dengan menggunakan cara-cara yang lama. Menurut Izza, penyelenggaraan pemilu harus mampu membaur dengan lingkungan dan kepentingan anak muda guna menyukseskan pesta demokrasi ke depannya.
"Ke depan KPU sebagai penyelenggara harus lebih dekat dengan anak muda, dan tidak lagi menjadikan anak muda ini sebagai objek. KPU harus datang ke anak muda, dalam ruang-ruang mereka, misalnya komunitas musik, komunitas hobi dan sebagainya," ujar Izza.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....