Satelit Satria-1 Pulihkan Jaringan Internet di Lokasi Bencana

  • 10 Des 2025 18:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Karawang: Satelit Satria-1 yang dimiliki Indonesia, berperan penting dalam memulihkan akses internet di daerah bencana di Sumatera. Meskipun harus memanfaatkan genset untuk menghidupkan terminal penerima sinyal, di saat aliran listrik belum pulih.

“Dari 602 lokasi bencana, 413 lokasi sudah kami pulihkan akses internetnya dan sudah bisa digunakan masyarakat,” kata Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (BAKTI Kemenkomdigi) Fadhilah Mathar dalam media brefing di Stasiun Gateway, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025). Akses internet bahkan sudah menjangkau lokasi bencana yang terdampak paling parah, misalnya di Tamiang, Aceh.

“Yang dipasang saat ini adalah terminal-terminal penerima sinyal internet dari Satelit Satria-1. Terminal ini dipasang di posko-posko BNPB atau posko yang ditunjuk BNPB untuk menjadi posko kordinasi dan komunikasi pasca bencana,” ujar Fadhilah.

Menurutnya, layanan satelit sangat membantu, ketika teknologi seluler berupa 4G dan lainnya belum sepenuhnya pulih di daerah bencana. “Kami juga sudah menyiapkan 17 lokasi akses internet darurat di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat untuk antisipasi bencana ke depan,” ucap Fadhilah.

Satelit Satria-1 yang mengorbit di atas Papua memiliki kapasitas 150 Gbps. Saat ini telah melayani akses internet di 30.007 lokasi. Sebagian besar layanan internet diberikan ke sektor pendidikan (69,24 persen), kantor pemerintahan (19,48 persen) dan pelayanan kesehatan (5,63 persen).

Sebagai pengendali di darat, BAKTI Kemenkomdigi telah membangun 11 stasiun bumi (gateaway) di berbagai lokasi. Diantaranya di Cikarang, Jawa Barat yang ditunjuk sebagai Stasiun Pusat Pengendali Satelit Primer.

Stasiun bumi lainnya ada di Batam, Manado, Banjarmasin, Tarakan, Pontianak, Kupang dan Ambon. Sedangkan di Papua, stasiun bumi Satelit Satria 1 berada di Manokwari, Jayapura dan Timika.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....