Begini Prosedur Keadaan Darurat saat Peristiwa Gempa Bumi

  • 10 Des 2025 09:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Gempa bumi berkekuatan M7,6 mengguncang wilayah lepas pantai Prefektur Aomori, Jepang, Senin (8/12/2025) sekitar pukul 23:15 waktu setempat. Gempa yang terjadi pada kedalaman sekitar 51 kilometer dengan pusat gempa di 41,0 derajat LU dan 142,3 derajat BT.

Berdasarkan analisis dan pemantauan terbaru Badan Meteorologi Jepang (JMA), tidak ada gelombang tsunami berbahaya yang terdeteksi. Pemerintah Jepang menurunkan status peringatan tsunami, Selasa (9/12/2025) pagi.

Peringatan tsunami diturunkan menjadi advisori setelah gelombang setinggi hingga 70 sentimeter dilaporkan di beberapa lokasi. JMA tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Sebagian besar masyarakat yang wilayahnya sering terkena gempa akan mendapatkan pelatihan khusus untuk melindungi diri dari gempa. Melansir dari situs BPBD, berikut adalah prosedur evakuasi diri dari gempa bumi.

  • Saat Berada di Dalam Ruangan

1. Jangan Masuk ke Ruangan atau Lift

Segera cari pintu keluar terdekat, pastikan jalur evakuasi tidak terhalang oleh objek apapun. Hindari penggunaan lift karena bisa terjebak atau mengalami kerusakan saat gempa berlangsung.

2. Cari Tempat Perlindungan Terdekat

Jika keluar ruangan tidak memungkinkan, berlindunglah di tempat yang aman. Pilih tempat seperti di bawah meja yang kokoh atau tempat tidur untuk melindungi diri dari benda-benda yang mungkin jatuh.

3. Lindungi Wajah Anda

Segera lindungi wajah dan kepala Anda dengan benda empuk seperti bantal atau tangan. Ini bertujuan untuk melindungi bagian tubuh yang rentan dari serpihan atau benda jatuh.

4. Lari Menuju Titik Kumpul yang Aman

Setelah guncangan berhenti, segera menuju titik kumpul yang aman. Bawa anggota keluarga atau teman bersama Anda dan hindari berada dekat bangunan yang rusak atau berisiko runtuh.

  • Saat Berada di Luar Ruangan

1. Berhenti Saat Berada di Mobil atau Sedang Berkendara

Jika Anda sedang mengemudi, berhenti dengan hati-hati di pinggir jalan dan tetap di dalam kendaraan sampai guncangan berhenti. Pastikan lokasi berhenti jauh dari jembatan, pohon besar, dan bangunan.

2. Jangan Melewati Genangan Air

Hindari melewati jalan yang tergenang air atau terlihat retak. Jalan yang rusak dapat membahayakan dan mengancam keselamatan.

3. Beri Pertolongan untuk yang Membutuhkan

Jika ada orang yang terluka atau membutuhkan bantuan, segera beri pertolongan pertama. Jangan ragu untuk membantu mereka sampai bantuan profesional tiba.

4. Cari Bantuan ke Pihak Berwajib atau Petugas Damkar

Hubungi pihak berwajib atau petugas pemadam kebakaran jika ada kebutuhan evakuasi lebih lanjut. Mereka terlatih untuk menangani situasi darurat dan dapat membantu menyelamatkan korban dengan lebih efektif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....