Kemensos Pastikan Bantuan Cepat Banjir Tapanuli Tengah

  • 27 Nov 2025 00:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Sosial mengerahkan bantuan cepat untuk korban banjir bandang di Tapanuli Tengah dan Sumatra Utara. Tim lapangan sudah tiba dan menyalurkan logistik utama.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, nilai bantuan mendekati satu miliar rupiah. Ia menyebut bantuan itu masih akan bertambah sesuai kebutuhan warga.

"Tim sudah berangkat ke sana. Jadi tim kami sudah berada di lapangan. Kita mengirim segala bantuan yang dibutuhkan. Logistik yang kita kirim seperti biasa," katanya dalam jumpa pers resmi di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Bantuan yang dikirim mencakup obat-obatan dan makanan siap saji. Pakaian untuk ibu dan anak juga sudah diberangkatkan.

Kemensos menyiapkan dapur umum di lokasi yang disepakati bersama pemda. Mereka menetapkan titik pengungsian melalui koordinasi dengan bupati setempat.

Sebagian logistik sudah tiba di lokasi bencana hari ini. Sisanya sedang dalam perjalanan dari gudang regional Medan dan Deli Serdang.

Kemensos juga mengerahkan Tagana untuk layanan psikososial. Mereka mendampingi warga yang terdampak langsung banjir bandang.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah turun dalam menangani banjir dan longsor di Sumatera Utara. Kepala BNPB, Letjen Suharyanto menyebut banyak akses jalan terputus di wilayah Tapanuli.

“Kami akan membuka akses jalan antara Sibolga dan Tapanuli,” kata Suharyanto. Ia menargetkan akses utama bisa terbuka satu hingga dua hari ke depan.

BNPB menyebut bencana terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda sejak awal pekan. Tim BNPB telah dikerahkan melalui Bandara Silangit dengan membawa kebutuhan dasar.

“Tim membawa bantuan dan menyusun langkah darurat bersama BPBD dan TNI-Polri,” ucapnya. Koordinasi lapangan dilakukan di lima kabupaten dan kota terdampak.

BNPB juga menyiapkan dua pesawat untuk mendukung penanganan darurat. Satu helikopter airbus dikerahkan untuk evakuasi dan satu caravan untuk operasi modifikasi cuaca.

“Saya akan berangkat besok pagi ke Sibolga,” kata Suharyanto. Ia ingin memastikan penanganan darurat berjalan aman dan cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....