Komisi VII DPR Kunjungi Kawasan Industri MM2100 Bekasi

  • 26 Nov 2025 20:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Kabupaten Bekasi: Komisi VII DPR RI menggelar kunjungan kerja spesifik ke Kawasan Industri MM2100, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (26/11/2025). Kunjungan tersebut digelar dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang Kawasan Industri.

Adapun kunjungan kerja spesifik tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. Ia memimpin rombongan bertemu dan berdialog dengan direksi dan juga perwakilan tenant MM2100 sekaligus mengunjungi SMK Mitra Industri MM2100.

Menurut Saleh Daulay, Undang-Undang Kawasan Industri menjadi penting, sebab dalam aturan pemerintah setiap industri harus dibangun di kawasan tertentu. Sementara saat ini, masih banyak industri didirikan di luar kawasan sehingga perlu ada regulasi mengatur hal tersebut.

Selain itu, Undang-Undang juga akan mengatur soal tanggung jawab dari pelaku industri di Indonesia. Mulai dari tanggungjawab menjaga kelestarian lingkungan hingga kesejahteraan para buruh atau pekerja.

"Lewat kunjungan kerja spesifik ini, kami ingin menampung pikiran-pikiran atau aspirasi pelaku Industri. Yang mungkin ingin mereka tuangkan dalam Undang-Undang Kawasan Industri," katanya, kepada wartawan, Rabu (25/11/2025).

Kehadiran Komisi VII DPR dilakukan guna melihat langsung perkembangan industri di tanah air. Termasuk memastikan sejauh mana kinerja Kementerian Perindustrian dalam membina sektor industri.

"Kita juga ingin melihat bagaimana kinerja Kementerian Perindustrian. Bagaimana peran mereka terhadap industri di tanah air," katanya.

Deputy Director Kawasan Industri MM2100, Darwoto berharap, keberadaan Undang-Undang Kawasan Industri dapat mempermudah para pelaku industri dalam menjalankan usahanya. Terutama dalam hal pengurusan perizinan.

"Kita sekarang eranya sudah desentralisasi, daerah dan pusat kadang jalan sendiri. Mudah-mudahan dengan undang-undang yang tengah disiapkan, ini bisa diurai satu-satu sehingga akan memperlancar perizinan," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....