Mentan: Impor Beras Ilegal Rusak Pencapaian Swasembada Nasional
- 24 Nov 2025 18:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak memberi ruang bagi impor beras ilegal. Ia menyebut tindakan itu berpotensi merusak pencapaian swasembada nasional.
Amran merespons temuan masuknya 250 ton beras ilegal melalui Sabang, Aceh. Ia menilai tindakan tersebut bertentangan dengan kebijakan pangan nasional.
“Bapak Presiden Prabowo sudah menyampaikan bahwa tidak boleh impor karena stok kita banyak. Ini kehormatan bangsa kalau kita bisa berdaulat pangan” ujar Amran seusai rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).
Amran meminta tidak ada pihak yang mengganggu pencapaian swasembada yang sedang berlangsung. “Masih ada 1 bulan 1 minggu Indonesia swasembada, jadi jangan diganggu lagi,” ucapnya.
Mentan memastikan pihaknya akan mengusut pelanggaran itu secara tuntas. Amran juga menyebut stok nasional saat ini berada dalam kondisi kuat.
"Proyeksi produksi tahun 2025 mencapai 34,77 juta ton berdasarkan data dari BPS," ucap Amran. Ia mengatakan larangan impor ini juga menekan harga beras global, sehingga beberapa negara produsen sempat meminta Indonesia kembali mengimpor.
Senada dengan itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menilai impor ilegal itu melanggar kebijakan nasional. Ia meminta Komisi IV tetap mendukung langkah tegas pemerintah.
“Karena ini sudah kebijaksanaan pemerintah, tidak ada impor dan kita sudah swasembada (beras),” ujar Titiek. Ia menegaskan keberhasilan swasembada harus dijaga bersama
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....