Menbud Perkuat Pelindungan Artefak Lewat Revitalisasi Situs Pugungraharjo

  • 24 Nov 2025 00:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Sukadana: Menteri Kebudayaan Fadli Zon melakukan penguatan pelindungan dan penyajian artefak melalui revitalisasi koleksi situs Taman Purbakala Pugungraharjo. Ia menyebut, Taman Purbakala Pugungraharjo merupakan situs prasejarah penting dalam sejarah panjang Lampung Timur.

Hal tersebut disampaikan Menbud Fadli pada peresmian Gedung Koleksi Baru di Situs Taman Purbakala Pugungraharjo, Lampung Timur, Jumat (21/11/2025). Gedung ini juga memiliki pengetahuan yang berkesinambungan dengan sejarah peradaban wilayah Sumatra Selatan sebagai bagian dari megadiversity.

"Indonesia mempunyai kekayaan budaya yang luar biasa, kita menyebutnya megadiversity. Dan, kalau kita lihat rentang waktunya juga luar biasa, dari jutaan, ratusan, hingga puluhan tahun yang lalu," kata Menbud dalam keterangan pers yang diterima RRI, Minggu (23/11/2025).

Selain revitalisasi, Menbud menekankan penataan lingkungan, hingga eskavasi arkeologi di situs Taman Purbakala Pugungraharjo. Sehingga situs Taman Purbakala Pugungraharjo ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, kegiatan revitalisasi ini berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Kolaborasi tersebut mencakup perencanaan, pengawasan, hingga pemeliharaan fasilitas setelah proses revitalisasi selesai.

Menbud Fadli berharap warisan sejarah ini dapat terus hidup melalui upaya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Sekaligus, memperkuat jati diri dan identitas bangsa.

"Saya berharap terjadi kolaborasi, kerja sama, dan gotong royong antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Agar situs-situs ini didukung dengan satu ekosistem yang baik, dan menjadi living heritage yang membangun identitas kita," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Jihan Nurlela menjelasikan terkait kegiatan revitalisasi situs Taman Purbakala Pugungraharjo. Menurutnya, revitalisasi tersebut tidak hanya melestarikan kebudayaan di Lampung, tetapi juga menyelamatkan kenangan masyarakat penduduk lokal.

"Tentu revitalisasi gedung koleksi ini memiliki tujuan yang sangat besar untuk menghidupkan kembali nilai-nilai yang terkandung di dalam setiap artefak. Warisan ini adalah milik kita semua dan juga milik generasi mendatang," ujarnya.

Ia menambahkan, jajarannya tengah menuntaskan pembangunan infrastruktur sebagai fokus utama penguatan pembangunan yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Gedung koleksi itu menjadi upaya berkelanjutan Kementerian Kebudayaan mendukung pelestarian tinggalan budaya dari periode Pugungraharjo yang sangat penting.

Sebagai informasi, revitalisasi ini menjadi bagian penting pelindungan dan pemanfaatan Cagar Budaya. Upaya tersebut sejalan dengan amanat UU Pemajuan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2017.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....