Menteri Pariwisata Ungkap Tren Wisata yang Kian Diminati

  • 20 Nov 2025 23:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana memaparkan sejumlah tren wisata yang tengah digemari wisatawan. Ini disebut dapat menjadi pedoman bagi pelaku industri pariwisata dalam mengembangkan produk serta layanan.

Widiyanti menyebut wisata berbasis budaya masih menjadi salah satu daya tarik utama. Banyak wisatawan ingin merasakan pengalaman budaya lokal melalui kunjungan ke desa wisata, aktivitas harian bersama warga, hingga membuat kerajinan tradisional.

Selain itu, wisatawan kini semakin peduli terhadap lingkungan dan lebih memilih fasilitas pariwisata yang menerapkan prinsip berkelanjutan. “Preferensi wisatawan sudah berubah, mereka ingin berwisata sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Widiyanti juga menyoroti peluang besar pada wisata alam niche seperti wisata goa dan menyelam yang menerapkan standar keselamatan tinggi. Ia menegaskan Indonesia memiliki modal kuat sebagai destinasi nature and adventure based tourism berkat kekayaan alam yang melimpah.

“Indonesia dikenal dengan kekayaan alamnya. Ini menjadikan pariwisata berbasis alam dan petualangan sebagai salah satu daya tarik utama,” katanya.

Selain budaya dan alam, wisata kuliner juga terus naik daun. Banyak wisatawan datang untuk mengeksplorasi keragaman cita rasa Nusantara.

Untuk memperkuat segmen ini, Kementerian Pariwisata menghadirkan Wonderful Indonesia Gourmet Book sebagai panduan gastronomi Indonesia. Segmen lain yang dinilai akan berkembang adalah wisata kebugaran.

Menurut Widiyanti, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan holistik membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menawarkan layanan berbasis alam dan tradisi. Kemenparekraf telah menggelar Wonderful Indonesia Wellness di Solo dan DI Yogyakarta untuk mempromosikan potensi tersebut.

Widiyanti menambahkan bahwa tren Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE). Serta gaya kerja work from anywhere membuka peluang besar bagi pelaku industri untuk menyediakan paket perjalanan wisata terpadu.

Menteri Pariwisata menegaskan bahwa masa depan pariwisata Indonesia bergantung pada kemampuan seluruh pemangku kepentingan. Guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan.

“Keberhasilan usaha pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan. Tetapi juga dari kualitas pengalaman wisatawan, kesejahteraan masyarakat, serta kelestarian lingkungan dan budaya lokal,” ujarnya.

Dengan inovasi, strategi pengelolaan yang adaptif, dan kolaborasi lintas sektor, Widiyanti optimistis Indonesia dapat tampil sebagai destinasi unggulan dunia. “Pariwisata Indonesia saat ini berada di titik strategis," ucapnya.

"Tren global berpihak pada kita, dan arah kebijakan semakin jelas. Tahun mendatang akan menjadi momentum penting untuk mewujudkan pertumbuhan yang nyata,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....