Dirut RSUD-Margono Purwokerto Ungkap Alasan Pembangunan Gedung Baru
- 20 Nov 2025 14:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Purwokerto: Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekarjo, Heri Dwi Purnomo mengatakan gedung baru sangat dibutuhkan rumah sakit. Ia menyebut tingginya kunjungan pasien membuat kapasitas lama tidak lagi mencukupi.
Heri menjelaskan pembangunan gedung dilakukan untuk memperkuat layanan rawat jalan dan rawat inap. Ia menuturkan gedung tujuh lantai tersebut juga menjadi bagian pengembangan fasilitas strategis rumah sakit.
Ia menyampaikan gedung baru akan menyediakan sekitar 100 tempat tidur tambahan. Kapasitas itu mencakup pelayanan VIP, anak, serta dewasa.
“Ada tujuh lantai. Yang paling bawah untuk rawat jalan dan untuk lantai selanjutnya adalah untuk rawat inap baik VIP, anak, maupun dewasa,” ujar Heri dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk penguatan Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU) bersama Univeritas Sebelas Maret (UNS) di Purwokerto, Selasa (18/11/2025).
Ia menegaskan, layanan baru tetap dirancang tanpa mengganggu aktivitas gedung lama. Heri menjelaskan, permintaan rawat inap terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
“Boardnya itu di atas 100, mudah-mudahan masih jalan dua-duanya. Karena saat ini pun masih 104, walaupun sudah nambah 99 tempat tidur," ucap Heri.
Ia menambahkan rencana pemindahan layanan dari gedung lama akhirnya dibatalkan. Lonjakan kunjungan membuat layanan harus tetap berjalan di dua lokasi sekaligus.
Heri berharap gedung baru dapat memperkuat pelayanan masyarakat Banyumas dan wilayah sekitar. Ia menilai fasilitas tersebut juga meningkatkan kenyamanan pasien.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi atas pembangunan gedung baru. Ia menyebut perluasan fasilitas penting untuk memperkuat layanan rumah sakit daerah.
“RSUD Margono Soekarjo sebagai salah satu rumah sakit daerah yang menunjukkan kinerja baik dalam pelayanan maupun pengelolaan," ucapnya. Ia menilai pembangunan gedung baru menunjukkan tata kelola rumah sakit yang sehat.
Menkes Budi berharap perluasan fasilitas mendorong peningkatan kualitas perawatan masyarakat. Ia menyebut langkah RSUD Margono dapat menjadi contoh penguatan layanan kesehatan di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....