Aksi Boikot Produk Afiliasi Israel, Begini Respons MUI
- 19 Nov 2025 16:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidlowi menyoroti, aksi boikot produk kebutuhan sehari-hari yang terafiliasi Israel. Ia menilai, boikot produk tersebut, sebagai langkah efektif dalam menekan agresi Israel.
“Ini tindak lanjut fatwa MUI soal 'put-and-put boycott'. Harapannya semoga seruan tersebut dipatuhi umat Islam Indonesia,” kata Masduki dalam keterangan persnya, di Jakarta, dikutip Kamis (20/11/2025).
Masduki menegaskan, kekejaman Israel tidak dapat dihentikan tanpa tekanan ekonomi melalui boikot. “Tak ada cara lain selain pemboikotan,” ucap Masduki.
Ia menjelaskan, dukungan masyarakat Indonesia untuk Gaza, Palestina, masih berlangsung melalui berbagai lembaga filantropi. Bantuan itu, terus mengalir melalui BAZNAS dan ratusan organisasi sosial.
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Sudarnoto Abdul Hakim juga buka suara. Ia meminta, pemerintah berhati-hati terkait rencana pengiriman pasukan stabilisasi ke Gaza.
Sudarnoto menilai, skema pelucutan senjata Hamas yang diajukan Amerika Serikat dan Israel berpotensi memicu masalah baru. Sudarnoto menyebutkan, syarat tersebut sebagai langkah politik yang dapat membuka jalan dominasi baru di Gaza.
“Ini langkah yang sebetulnya ingin menguasai Palestina dengan cara-cara baru. Kelompok perlawanan Palestina telah menolak seluruh skema yang mensyaratkan pelucutan senjata," kata Sudarnoto.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan rencana pengiriman 20 ribu pasukan dalam misi stabilisasi tersebut. Namun, Sudarnoto meminta, Presiden berhati-hati karena skema itu berpotensi menempatkan Indonesia dalam situasi sulit.
“Kami sangat berharap Presiden hati-hati dalam keputusan ini. Indonesia tidak boleh terjebak manuver politik Amerika Serikat dan Israel," ucap Sudarnoto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....