Inilah Sejarah Hari Sawit Nasional Setiap 18 November

  • 18 Nov 2025 09:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indonesia memperingati Hari Sawit Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap komoditas kelapa sawit, setiap tanggal 18 November. Peringatan ini menjadi momentum mengenang sejarah panjang sawit yang kini menjadi salah satu pilar ekonomi nasional.

Hari Sawit Nasional diperingati untuk mengenang penanaman kelapa sawit komersial pertama di Indonesia pada 18 November 1911. Penanaman perdana dilakukan di kebun Sungai Liput, Aceh, dan Pulau Raja, Asahan, Sumatera Utara.

Hal ini menjadikan Sumatera Utara sebagai pionir industri sawit nasional. Awal mula penanaman sawit di Indonesia dipelopori oleh warga negara Jerman bernama Schadt.

Komersialisasi kelapa sawit ini menjadi titik awal industri sawit di tanah air. Setelah Perang Dunia I, industri kelapa sawit berkembang pesat.

Pada 1919 ekspor minyak sawit pertama dilakukan. Namun, pohon kelapa sawit induk yang pertama kali ditanam di Indonesia mati pada 15 Oktober 1989.

Meskipun demikian, keturunannya masih dapat ditemui di Kebun Raya Bogor. Hal ini menunjukkan kesinambungan sejarah perkebunan sawit.

Kelapa sawit kini menjadi komoditas strategis yang menopang ekspor nonmigas, menggerakkan ekonomi daerah, serta mendukung pangan, kosmetik, farmasi, dan biofuel. Industri sawit juga membuka lapangan kerja bagi jutaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Namun, pengembangan sawit tidak lepas dari tantangan terkait deforestasi, keberlanjutan, dan tata kelola lahan. Pemerintah dan pelaku industri mendorong praktik ramah lingkungan lewat sertifikasi ISPO, kemitraan petani, produktivitas kebun, serta penguatan regulasi lingkungan.

Hari Sawit Nasional menjadi momen refleksi untuk menyeimbangkan manfaat ekonomi dan tanggung jawab ekologis. Momentum ini juga mengingatkan pengelola perkebunan agar tata kelola, kesejahteraan petani, dan investasi hijau berjalan selaras.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....