Inilah Tiga Hari Penting Diperingati Setiap 18 November

  • 18 Nov 2025 08:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Setiap tanggal 18 November, masyarakat Indonesia memperingati sejumlah hari penting, baik di tingkat nasional maupun internasional. Peringatan ini, memiliki sejarah dan makna tersendiri, mencakup bidang lingkungan, pendidikan, hingga kesehatan mental masyarakat.

Perayaan ini mengajak masyarakat mengenang sejarah sekaligus merenungkan makna dan kontribusi setiap momentum. Setiap peringatan menyampaikan pesan penting, baik itu mendorong pembangunan, pendidikan, ataupun kesadaran sosial dan kesehatan mental masyarakat.

Berbagai peringatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak uraian tentang perayaan hari penting pada 18 November berikut ini:

1. Hari Sawit Nasional

Hari Sawit Nasional diperingati setiap 18 November untuk mengenang penanaman sawit komersial pertama di Indonesia pada tahun 1911. Penanaman pertama dilakukan di kebun Sungai Liput di Aceh dan Pulau Raja di Asahan, Sumatera Utara.

Hal ini menempatkan Sumatera Utara sebagai wilayah perintis perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Kelapa sawit kemudian berkembang menjadi komoditas penting yang menopang ekonomi masyarakat dan negara.

Peringatan ini juga mengajak masyarakat memahami sejarah dan manfaat kelapa sawit bagi pembangunan nasional. Sekaligus mendorong masyarakat mendukung keberlanjutan dan pemanfaatan kelapa sawit secara ramah lingkungan.

2. Milad Muhammadiyah

Milad Muhammadiyah jatuh pada 18 November setiap tahunnya. Dikutip dari laman resminya, Muhammadiyah didirikan pada 8 Dzulhijjah 1330 H atau 18 November 1912.

Pendiriannya berlangsung di Kampung Kauman, Yogyakarta, oleh Muhammad Darwis yang dikenal sebagai KH Ahmad Dahlan. Tahun ini, pada 18 November 2025 bertepatan dengan hari ulang tahun ke-113 Muhammadiyah.

Adapun tema HUT ke-113 Muhammadiyah bertajuk “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebutkan tema ini mencerminkan semangat organisasi dalam memperkuat kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Peringatan ini mendorong masyarakat meneladani nilai pendidikan, sosial, dan kemanusiaan yang diperjuangkan Muhammadiyah. Serta menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam pembangunan sosial dan pendidikan bangsa.

3. Hari Penyintas Bunuh Diri Internasional

Untuk peringatan internasional, setiap 18 November diperingati Hari Penyintas Bunuh Diri Internasional atau Survivors of Suicide Loss Day. Hari Penyintas Bunuh Diri Internasional adalah tentang menunjukkan dukungan dan cinta kepada para penyintas bunuh diri.

Dilansir National Today, Hari Penyintas Bunuh Diri Internasional diciptakan pada tahun 1999 oleh Senator Amerika Serikat (AS) Harry Reid setelah ayahnya bunuh diri. Momentum ini mengajak masyarakat peduli, memahami, dan membantu penyintas mengatasi trauma kehilangan orang tercinta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....