Kemendikdasmen Pastikan Isu Bocornya Soal TKA Tidak Benar
- 04 Nov 2025 11:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan isu kebocoran soal Tes Kompetensi Akademik (TKA) tidak benar. Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Toni Toharudin memastikan, seluruh soal telah disiapkan dengan sistem pengamanan berlapis dan variasi yang sangat banyak.
“Kami sudah siapkan dengan baik variasi soal di setiap sesi maupun di setiap wilayah di seluruh Indonesia. Jadi kalau ada isu pembocoran itu tidak benar,” ujar saat sesi Taklimat Media mengenai TKA di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Menurutnya, variasi soal disusun agar pelaksanaan TKA berjalan adil dan tidak memberi celah terjadinya kecurangan. Setiap sesi memiliki kombinasi soal berbeda sehingga tidak ada peserta yang diuntungkan.
Kemendikdasmen, lanjut Toni, juga menekankan pentingnya pelaksanaan TKA yang jujur dan berintegritas. “Kami mendorong pelaksanaan TKA ini yang jujur, gembira, dan menjunjung tinggi integritas,” ujarnya.
Ia memastikan, akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Sanksi akan diberikan jika ditemukan upaya kecurangan dalam pelaksanaan TKA di lapangan.
Toni juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, pengawas, dan fasilitator baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi penyelia menjadi kunci kelancaran pelaksanaan TKA tahun ini.
“Kita bisa melihat semangat luar biasa dari panitia. Baik di tingkat pusat, daerah, dan para pengawas yang bekerja dengan baik di lapangan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati mengatakan, variasi soal telah dirancang agar tidak merugikan peserta dari zona waktu berbeda. Sistem tersebut memastikan semua peserta memiliki kesempatan yang sama.
“Kami mencoba variasinya itu tidak merugikan siswa. Karena Indonesia ini ada Indonesia Timur, Tengah, dan Barat, jadi tidak menguntungkan yang ujiannya belakangan,” kata Rahmawati.
Menurutnya, penyusunan soal mempertimbangkan keadilan bagi seluruh peserta. Prinsip utama dalam pelaksanaan TKA adalah transparansi, integritas, dan pemerataan kesempatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....