Sejarah Singkat Peristiwa 30 September 1965

  • 29 Sep 2025 02:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Pemerintah mengeluarkan imbauan untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada Selasa (30/9/2025) besok. Imbauan ini disampaikan melalui surat edaran resmi dalam rangka memperingati peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S/PKI.

Pengibaran bendera setengah tiang bukan hanya simbol penghormatan. Tetapi juga sarana mengingat kembali sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Lantas bagaimana sejarah G30S/PKI?

G30S/PKI merupakan gerakan upaya kudeta yang terlibat penculikan dan pembunuhan tujuh jenderal TNI AD pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965. Kala itu, sejumlah perwira tinggi TNI AD diculik dan dibunuh oleh kelompok yang menamakan diri Gerakan 30 September.

Tragedi tersebut mengguncang kehidupan politik Indonesia dan menjadi salah satu titik balik dalam sejarah nasional. Pemerintah pun menetapkan 30 September sebagai hari berkabung nasional, sementara 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Peringatan sejarah kelam ini dimaksudkan untuk mengenang peristiwa tersebut. Sekaligus untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila.

Pengibaran bendera setengah tiang ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada para korban yang gugur dalam peristiwa G30S 1965. Sekaligus refleksi agar generasi penerus bangsa tidak melupakan sejarah kelam tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....