Mengenal Peristiwa G30S dalam Catatan Sejarah
- 19 Sep 2025 12:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Gerakan 30 September (G30S) merupakan salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah Indonesia. Peristiwa ini terjadi pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965.
Dilansir dari Kelaspintar, aksi tersebut melibatkan pasukan Cakrabirawa bersama tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI). Gerakan ini bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan menggantinya dengan sistem berhaluan komunis.
G30S dipimpin oleh Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit yang saat itu menjabat sebagai Ketua PKI. Ia disebut berperan menggerakkan dukungan dengan janji Indonesia akan lebih maju dan sentosa.
Dalam pelaksanaannya, gerakan berada di bawah komando Letnan Kolonel Untung Syamsuri dari Batalyon I Cakrabirawa. Target utama mereka adalah para jenderal dan perwira tinggi Angkatan Darat yang disebut sebagai Dewan Jenderal.
Rencana awal adalah menculik para perwira untuk dibawa ke Lubang Buaya. Namun dalam perjalanan, sebagian dari mereka tewas akibat penembakan dan penyiksaan.
Korban peristiwa tersebut antara lain Ahmad Yani, Raden Soeprapto, Mas Tirtodarmo Haryono, Siswondo Parman, dan Sutoyo Siswodiharjo. Selain itu, perwira lain seperti Kolonel Katamso serta Letkol Sugiyono juga menjadi korban di Yogyakarta.
Tragedi itu meninggalkan luka mendalam bagi bangsa Indonesia. Peristiwa tersebut kemudian memicu pembubaran PKI sekaligus membawa perubahan signifikan dalam arah politik nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....