PMI Bangun Mangrove Center Perkuat Mitigasi Bencana Pesisir

  • 13 Sep 2025 10:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat memperkuat program mitigasi bencana berbasis masyarakat dengan mengembangkan kawasan Mangrove Center di wilayah Pesisir. Sedikitnya ada lima titik lokasi yang disiapkan dan masing-masing titik tersebit memiliki luasan sekitar 13 hektare.

Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Ridwan S. Carman, menjelaskan bahwa Mangrove Center ini dirancang sebagai kawasan terpadu. Mangrove Center ini juga melibatkan masyarakat pesisir secara langsung dalam kesiapsiagaan bencana.

“Setidaknya ada lima spot untuk mangrove center, di mana masing-masing memiliki luasan sekitar 13 hektare. Strateginya adalah bagaimana kami menyusun ini dalam satu kawasan terpadu dengan masyarakat, sehingga bisa dijaga dan dirawat dengan baik oleh masyarakat juga,” kata Ridwan S Carman dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (13/9/2025).

Ridwan menegaskan bahwa peran PMI di lapangan sebagai pemicu keterlibatan masyarakat di kawasan Pesisir Pantai. Selain program konservasi Mangrove, PMI Pusat juga menginisiasi pemasangan sistem peringatan dini di sepanjang aliran sungai Desa Waifusi.

“Pada hakikatnya PMI ini hanya provokator. Kami men-trigger bagaimana sebuah kawasan, sebuah lindungan dilakukan secara bersama-sama,” ucap Ridwan.

Lebih lanjut, Ridwan menilai program tersebut sangat krusial, karena akses menuju fasilitas kesehatan di wilayah itu cukup jauh dan hanya bisa ditempuh dengan perahu. Melalui berbagai langkah tersebut, PMI berharap masyarakat pesisir dapat semakin siap menghadapi ancaman bencana serta menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....