Siap-Siap, Komet Lemmon Akan Hiasi Langit Oktober 2025

  • 12 Sep 2025 10:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Gerhana Bulan 'Blood Moon' sukses menampakan wujudnya di langit Indonesia pada Minggu malam (7/9/2025) kemarin. Masyarakat Indonesia berbondong-bondong mengabadikan momentum ini dengan peralatan pengamatan seperti teleskop.

Gerhana Bulan 'Blood Moon' yang terjadi di Indonesia bukanlah fenomena astronomi terakhir yang. Melainkan ada fenomena lainnya yang akan menghiasi langit bumi pada bukan Oktober 2025 mendatang.

Komet baru bernama C/2025 A6 (Lemmon) diprediksi akan melintas dekat orbit Bumi pada 22 Oktober 2025. Komet Lemmon ini ditemukan oleh Mount Lemmon Survey (MLS) di Amerika Serikat pada Januari 2025.

Mulanya, para astronom mengira objek ini sebagai asteroid karena tampak seperti bintang redup. Namun setelah mendalami hasil pengamatan, diketahui benda itu adalah komet.

Para astronom kemudian memperkirakan Lemmon akan mencapai titik terdekat dengan Bumi pada minggu ketiga Oktober 2025. Demikian mengutip melalui situs resmi SPACE, Jumat (11/9/2025).

Saat itu, jaraknya dengan Bumi sekitar 89 juta kilometer. Apakah komet tersebut bisa diamati dari Bumi?

1. Komet Terlihat Samar dengan Mata Telanjang

Berbeda dengan penampakan fenomena langit Gerhana Bulan 'Blood Moon', Komet Lemmon akan berpotensi samar dengan mata telanjang. Itupun syaratnya langit harus bersih dan bebas dari polusi.

Akan tetapi, di kota-kota besar yang penuh cahaya, pengamatan memerlukan alat bantu. Misalnya menggunakan teropong atau teleskop kecil.

2. Kapan Waktu Terbaik Melihat Komet Ini?

Aktivitas komet Lemmon sudah bisa diamati pada pekan ketiga Oktober. Adapun rangkaian peristiwa komet yang terjadi pada Oktober 2025, berikut adalah rangkuman situa SPACE.

- Mulai 6 Oktober 2025: Komet mulai mudah diamati di rasi Ursa Major, dekat bintang Tania Australis.

- Mulai 12 Oktober 2025: Komet bisa dilihat di langit barat laut sekitar 90 menit setelah Matahari terbenam.

- Mulai 16 Oktober 2025: Komet bisa diamati beberapa menit saja dengan teleskop.

- Mulai 22 Oktober 2025: Merupakan puncaknya, sekitar pukul 19.30 waktu setempat. Komet akan terlihat rendah di arah barat laut, sekitar 10° di atas bintang terang Arcturus di rasi Boötes.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....