CHANDI 2025 Ditutup, Menbud: Budaya Perekat Kedamaian Dunia
- 05 Sep 2025 08:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Denpasar: Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menutup seluruh rangkaian perhelatan konferensi kebudayaan internasional CHANDI 2025, Kamis malam (4/9/2025). Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menyampaikan bahwa perhelatan ini dapat menjadi sarana memperkuat visi misi budaya sebagai alat perdamaian dunia.
"Kami merasa terhormat atas kehadiran perwakilan negara yang telah berbagi gagasan dalam menanggapi tema kebudayaan pasca 2030. Partisipasi seluruh delegasi telah mengubah CHANDI 2025 menjadi lebih dari sekadar sebuah pertemuan kebudayaan," katanya dalam keterangan pers, Jumat (5/9/2025).
Bersama 40 negara, pertemuan ini menghadirkan sebuah deklarasi 'Bali Cultural Initiative Declaration'. Yakni sebuah komitmen bersama dalam mempromosikan budaya untuk melindungi nilai luhur dalam pembangunan global yang berkelanjutan dan inklusif.
Lebih lanjut, selama tiga hari, forumini membahas isu-isu strategis terkait pelestarian warisan budaya, dan diplomasi budaya. Adapun pembiayaan untuk masa depan kebudayaan, penguatan aksi iklim berbasis budaya, serta inovasi dalam bidang seni dan media.
Tidak hanya itu, ia juga menekankan bahwa Indonesia terus berkomitmen dalam memperkuat budaya sebagai instrumen penting soft power. "Kami percaya bahwa kebudayaan bukan hanya cerminan masa lalu, melainkan alat yang kuat untuk diplomasi dan pembangunan perdamaian," ujarnya.
Sementara itu, dalam mewujudkan perdamaian dunia, ia mengajak kepada seluruh delegasi untuk menciptakan kolaborasi global melalui budaya. Dirinya juga mendorong negara-negara di dunia untuk dapat membangun komunitas yang damai demi menuju dunia yang lebih baik.
“Semoga semangat kolaborasi, persatuan, dan kreativitas yang tercermin dalam CHANDI 2025 dapat terus menginspirasi kemitraan antarbangsa. Serta memperkuat visi bersama kita tentang budaya untuk masa depan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....