BNPB: Tidak Ada Kerusakan Berat Usai Gempa Bekasi

  • 22 Agt 2025 05:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada kerusakan berat imbas gempa Magnitudo 4,9 yang terjadi di Bekasi, pada Rabu (20/8/2025) kemarin. BNPB sendiri telah menerjunkan tim untuk memantau kondisi pascagempa mengguncang wilayah tersebut.

“Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa gempa Bekasi, hanya ada 26 rumah yang rusak ringan. Rata-rata rumah yang sudah tua, rumah yang tidak ada slup besinya, dan ada satu sekolah yang plafonnya turun," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada wartawan, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Menurut Suharyanto, Pemkab Karawang yang ikut terdampak gempa, juga tidak menetapkan status kedaruratan. BNPB akan bergerak jika mendapatkan permintaan bantuan dari pemkab setempat.

"Sampai sekarang pemkab setempat tidak menetapkan status kedaruratan. Artinya, kita tunggu nanti kalau mereka minta bantuan pemerintah pusat, baru BNPB turun," ujar Suharyanto.

Sebelumnya, BMKG telah mendeteksi gempa bumi dengan Magnitudo 4,9 berpusat di darat sekitar 14 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa itu terjadi pada Rabu 20 Agustus 2025 pukul 19.54 WIB.

Gempa Bumi Magnitudo 4,9 yang guncangannya juga dirasakan di Jakarta dan sekitarnya, dipicu oleh aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat. Getaran gempa dirasakan masyarakat di sejumlah daerah, antara lain skala III MMI di Purwakarta dan Bekasi, serta skaka II–III MMI di Jakarta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....