Nama-nama Sapi Kurban Presiden Prabowo Iduladha
- 05 Jun 2025 13:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menjelang Iduladha 2025, tradisi Presiden menyumbang sapi kurban kembali menarik perhatian masyarakat. Setiap tahun, Presiden mengirimkan sapi kurban ke berbagai daerah di Indonesia.
Selain ukurannya, kualitas sapi yang dipilih selalu jadi sorotan. Nama-nama sapi kurban Presiden juga sering menarik perhatian publik.
Banyak orang membicarakan nama-nama unik yang diberikan pada sapi-sapi tersebut. Berikut ini adalah beberapa nama sapi kurban Presiden Prabowo dari berbagai daerah.
1. Parjo (Kota Tanggerang)
Menjelang Iduladha 1446 H, sapi simental bernama Parjo seberat 1,15 ton menarik perhatian. Diternakkan oleh Saripudin, peternak muda dari Kota Tangerang yang mengelola Peternakan Putra Bungsu di daerah Neroktog, Pinang.
2. Suro Gentho (Surabaya)
Menurut situs resmi Kabupaten Jember, sapi jenis Peranakan Ongole milik H. Anwar Fanani memiliki tubuh besar dan sehat. Sapi ini lahir melalui proses inseminasi buatan oleh Hadi Triono dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Jember.
3. Blembo (Palembang)
Presiden Prabowo memilih sapi simental jantan seberat lebih dari satu ton dari Palembang dipilih sebagai hewan kurban. Sapi bernama Blembo itu pernah menjadi nominasi dalam kontes ternak sebagai sapi terganteng.
4. Buleleng (Pemeksan)
Presiden Prabowo Subianto membeli sapi simmental cross seberat lebih dari 900 kilogram dari Kabupaten Pamekasan, Madura. Sapi hitam bernama Buleleng ini dibeli dari Katandur Farm dengan harga Rp100 juta.
5. Bima (Klaten)
Presiden Prabowo membeli sapi simental cross limosin dari Desa Mranggen, Klaten, Jawa Tengah untuk kurban Idul Adha 2025. Sapi jantan bernama Bima ini beratnya 1,1 ton, berusia 3,5 tahun, dan dibeli dengan harga Rp 94,5 juta.
Tradisi Presiden Prabowo dalam menyumbang sapi kurban menunjukkan komitmen untuk mendukung peternak lokal di berbagai daerah. Setiap sapi yang dipilih tidak hanya memiliki bobot dan kualitas unggul, tetapi juga membawa cerita dan nama unik.
Melalui kurban ini, nilai sosial dan keagamaan dapat tersalurkan dengan baik ke seluruh Indonesia. Semoga tradisi ini terus berjalan dan menginspirasi banyak pihak untuk berbagi di hari raya Iduladha.
(Nadia Putri)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....