Bapanas Minta Satgas Pangan Awasi Penyaluran Beras Bulog

  • 07 Feb 2023 02:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta agar Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengawasi penyaluran beras Bulog ke Pasar. Sehingga tidak ada pedagang yang nakal menjual harga beras melewati Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 9.450 per kilogram.

"Sambil kita minta Satgas Pangan untuk melakukan pengawasan. Karena kalau di harga ecerran tertingginya Rp 9.450 tetapi gak dijagain 9.450 gak ada gunanya," ungkap Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi dalam rekaman suara yang diterima RRI, Senin (6/2/2023).

Arief menyebutkan pemerintah hingga saat ini terus menggelar operasi pasar secara masif. Presiden pun kata Arief juga telah meminta agar seluruh stok beras yang di Bulog segera disalurkan ke pasar-pasar untuk menstabilkan harga.

Termasuk mencukupi stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur hingga ke level ideal 30.000 ton. Mengingat pasar ini merupakan salah satu acuan kondisi ketersediaan beras secara nasional.

"Sehingga stok Bulog yang hari ini sekitar 320.000 ton itu cepat digelontorkan, kemudian Pasar Induk Beras Cipinang yang stoknya 12.900, sekarang sudah 14.000, ni terus nih digelontorkan," ucapnya.

Lebih lanjut Arief mengatakan, penyaluran beras ini juga seiring dengan mempersiapkan Bulog menyerap hasil panen petani lokal. Hal ini guna mencukupi kebutuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan alokasi mencapai 2,4 juta ton di tahun 2023.

"Sambil kita dorong sebentar lagi dalam satu-dua sampai 3 bulan kedepan sodara kita kementan kan memang sudah memulai beberapa panen. Walaupun panen raya ini jatohnya di akhir Februari-Maret- April," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....