Pendekatan Kolaboratif Pulihkan Ekosistem Mangrove Desa Pasir, Kalbar

  • 24 Mei 2025 00:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Lebih dari 50 hektare ekosistem mangrove berhasil dipulihkan di Desa Pasir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Keberhasilan ini berkat pendekatan kolaboratif yang melibatkan masyarakat setempat dan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.

Upaya ini tak hanya mengembalikan fungsi ekologis kawasan pesisir, tetapi juga menguatkan ketahanan sosial dan ekonomi warga desa. Penjelasan tersebut disampaikan pejabat Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Kamis (22/4/2025).

"Salah satu inovasinya adalah Organic Coastal Defend (OCD)—teknik lokal yang memadukan pagar ombak alami dan penanaman mangrove secara terpadu. Mangrove bukan hanya penyangga pantai, tapi juga penyangga harapan," kata Sigit Reliantoro, Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan KLH.

Penjelasannya tersebut disampaikannya melalui akun Facebook pribadinya @Cah Nggalek. Menurutnya, mangrove yang tumbuh kembali di wilayah ini memainkan peran penting sebagai pelindung garis pantai dari abrasi.

Keberadaan mangrove juga menjadi habitat bagi beragam biota laut, serta mampu menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat lokal. Pemulihan tersebut menjadi bukti nyata bahwa konservasi lingkungan dapat berjalan efektif jika melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Sebelumnya Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq meninjau Desa Pasir pada Minggu (18/5/2025). Hasil peninjauannya menunjukkan kawasan konservasi ekosistem mangrove di sini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

OCD sendiri merupakan istilah yang diberikan terhadap model penanaman mangrove di kawasan Mempawah Mangrove Park (MMP). Model tersebut merupakan mengaplikasikan penanaman mangrove dikombinasikan dengan bangunan penahan lumpur (mud trap) dan pemecah gelombang (breakwater).

Kedua bangunan itu yang kemudian dinamai Organic Coastal Defence (OCD). Perancangannya juga didasarkan prediksi gelombang laut berdasarkan data angin BMKG Pontianak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....