Ini Sejarah Hari Pemadam Kebakaran Internasional 4 Mei
- 04 Mei 2025 10:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Setiap tanggal 4 Mei diperingati sebagai Hari Pemadam Kebakaran Internasional oleh masyarakat dunia secara luas. Peringatan ini ditujukan untuk menghormati jasa para pemadam kebakaran dan mengenang yang gugur bertugas.
Dilansir dari International Firefighters’ Day, gagasan ini berasal dari JJ Edmondson, petugas pemadam kebakaran perempuan asal Australia. Ia mengusulkan peringatan ini pada 4 Januari 1999 setelah insiden kebakaran tragis terjadi sebelumnya.
Peristiwa tersebut menewaskan lima petugas pemadam saat menangani kebakaran hutan besar di Australia pada 2 Desember 1998. Peristiwa menyedihkan itu mendorong Edmondson untuk membentuk bentuk penghormatan resmi dan global.
Ia menginginkan simbol serta tanggal peringatan yang dapat dipahami serta diterima oleh masyarakat internasional secara menyeluruh. Edmondson kemudian memulai koordinasi melalui surat elektronik dengan komunitas pemadam kebakaran di berbagai negara.
Selama beberapa minggu, ia menerima berbagai tanggapan, saran, dan dukungan mengenai usulan tersebut dari komunitas internasional. Hasilnya menunjukkan respon sangat positif terhadap tanggal serta simbol penghormatan yang ia tetapkan bersama.
Hari Pemadam Kebakaran Internasional akhirnya ditetapkan pada 4 Mei karena bertepatan dengan Hari Raya St. Florian. St. Florian dikenal sebagai santo pelindung pemadam kebakaran dan tokoh penting dalam sejarah layanan ini.
Ia merupakan komandan pertama satuan pemadam kebakaran yang tercatat dalam sejarah Kekaisaran Romawi kuno. Namanya kemudian dihormati secara luas sebagai pelindung para pemadam di berbagai penjuru dunia.
Simbol pita merah dan biru dipilih sebagai lambang resmi peringatan Hari Pemadam Kebakaran Internasional setiap tahunnya. Warna merah melambangkan api, sedangkan warna biru merepresentasikan elemen air yang digunakan petugas.
Selain itu, kedua warna tersebut juga mewakili simbol layanan darurat yang diakui secara internasional dalam berbagai sistem negara. Pita ini menjadi representasi universal bagi dedikasi dan pengorbanan pemadam kebakaran dunia. (Salma Andira)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....