KAI Komitmen Terhadap Keselamatan Perjalanan dengan Sertifikasi Petugas

  • 27 Apr 2025 16:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya terhadap keselamatan perjalanan dengan sertifikasi petugas operasional. Sertifikasi ini memastikan seluruh petugas memenuhi persyaratan kompetensi sesuai regulasi pemerintah perkeretaapian.

"Keselamatan adalah prioritas utama KAI," kata Vice President Public Relations KAI, Anne Purba dalam keterangan yang diterima RRI, Minggu (27/4/2025). Sertifikasi menjadi wujud nyata komitmen untuk memastikan perjalanan kereta berlangsung aman dan selamat.

Petugas operasional yang tersertifikasi meliputi Masinis, PPKA, PPKT, PAP, PRS, PLR, PPKP, hingga PJL. Berbagai lini penting ini berperan menjaga kelancaran serta keselamatan perjalanan kereta api di seluruh jaringan.

Hingga Maret 2025, sebanyak 9.456 petugas atau 95% sudah mengantongi sertifikasi resmi. Sisanya, 486 petugas atau sekitar 5% sedang dalam proses pengajuan sertifikasi kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

"Sertifikasi ini bukti pengakuan kecakapan petugas KAI dari pemerintah," ujar Anne Purba. Setiap petugas wajib memenuhi syarat kompetensi untuk bertugas menjaga keselamatan perjalanan.

Khusus Masinis, 3.931 dari 4.193 orang atau 94% telah tersertifikasi hingga saat ini.

Sisanya sebanyak 262 orang merupakan calon masinis baru yang masih dalam proses pelatihan intensif.

Sebelum bertugas, Masinis wajib menjalani assessment oleh penyelia untuk verifikasi masa berlaku sertifikasi. Jika masa berlaku habis, Masinis dilarang bertugas hingga sertifikat diperpanjang demi keselamatan operasional.

Seluruh petugas operasional, tanpa kecuali, juga diwajibkan mengikuti pengujian kecakapan secara berkala. Ini untuk memastikan mereka terus memahami dan menjalankan prosedur sesuai peraturan yang berlaku.

KAI berkomitmen meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan serta program sertifikasi nasional. "Keselamatan tetap prioritas utama demi keamanan dan kenyamanan pelanggan kereta api," ujar Anne.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....