Ketahui Profil-Biografi Paus Fransiskus Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik
- 22 Apr 2025 08:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta : Kabar duka datang dari Vatikan, Paus Fransiskus wafat di Roma pada Senin, 21 April 2025. Pemimpin umat Katolik itu meninggal dunia pada usia 88 tahun.
Dilansir dari laman Libreria Editrice Vaticana, perjalanan Paus Fransiskus sebelum akhirnya diangkat menjadi seorang Paus, sangatlah panjang. Paus menempuh berbagai pendidikan baik di dalam maupun luar negeri semasa perjalanannya.
Paus Fransiskus lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina, pada 17 Desember 1936. Paus berasal dari keluarga imigran Italia dan merupakan anak dari lima bersaudara.
Ayahnya, Mario, bekerja sebagai akuntan di perusahaan kereta api. Ibunya, Regina Sivori, adalah ibu rumah tangga yang mengurus anak-anaknya dengan penuh dedikasi.
Paus sempat belajar menjadi teknisi kimia sebelum masuk novisiat Jesuit pada 1958 di Villa Devoto. Setelah itu, Paus lanjut studi humaniora di Chili sebagai bagian dari proses pembentukan imam Jesuit.
Pada 1963, ia kembali ke Argentina dan meraih gelar filsafat dari Colegio de San Jose. Selama 1964 hingga 1966, ia mengajar sastra dan psikologi sebelum melanjutkan studi teologi.
Paus Fransiskus ditahbiskan menjadi imam pada 13 Desember 1969. Pada 1973, Paus mengucap kaul akhir Jesuit dan menjadi Provinsial Jesuit Argentina selama enam tahun.
Paus diangkat menjadi Uskup Tituler Auca dan Asisten Uskup Buenos Aires pada 1992. Tahbisan uskup diberikan oleh Kardinal Quarracino pada 27 Mei 1992.
Setelah Kardinal Quarracino wafat, Paus diangkat sebagai Uskup Agung Buenos Aires tahun 1998. Paus Yohanes Paulus II kemudian mengangkatnya sebagai Kardinal pada tahun 2001.
Ia terpilih sebagai Paus ke-266 pada 13 Maret 2013 dan memilih nama Fransiskus. Sebagai Paus, ia dikenal sederhana, peduli kaum miskin, dan aktif dalam isu lingkungan dan sosial. (Rafi Ghifari)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....