Tata Kelola Beras Diharapkan Dibangun Berkesinambungan

  • 22 Jan 2023 09:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Tata kelola perberasan nasional diharapkan dapat dibangun secara holistik (menyeluruh) dan integral (berkesinambungan). Hal ini disampaikan Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia, Sutarto Ali Muso.

"Ekosistem perberasan yang berkelanjutan harus kita bangun bersama. Tentunya kita membangun tidak hanya di hulu, tengah, dan hilirnya saja, kita harus dibangun holistik," kata Ali dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Sabtu (21/1/2023).

Menurutnya, dalam tata kelola perberasan itu, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tetapi melibatkan semua pihak. "Pemerintah bersama dengan pelaku bisnis, bersama masyarakat kita membangun perberasan ini secara holistik sehingga sejumlah kekurangan dapat terlihat," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya distribusi pangan yang harus mencukupi di seluruh Indonesia. "Persoalan logistik beras dan pangan ini memang di Indonesia sangat penting karena Indonesia negara kepulauan dan tidak semua daerah bisa mencukupi kebutuhannya sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Perum Bulog sesuai arahan Presiden Jokowi (Jokowi) telah menggelontorkan 100 ribu ton beras melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Atau dikenal operasi pasar pada awal Januari 2023 untuk meredam gejolak kenaikan harga beras di pasaran.

Selain itu kebijakan mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton melalui Perum Bulog bertujuan menahan laju kenaikan harga beras. Dengan adanya impor beras dan pasokan CBP terpenuhi, maka harga beras di pasaran dipastikan akan terkendali.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....