Sekilas Riwayat Astrologi China, Ramalan Tionghoa yang Melegenda
- 29 Jan 2025 10:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Meski dianggap tidak ilmiah, namun prediksi nasib seseorang memiliki peminat tersendiri. Sebuah perusahaan swasta, Gallup pernah membuat jajak pendapat pada 1975-1996 di Britania Raya, Kanada, dan Amerika Serikat.
Menariknya, dari hasil survey Haris Poll pada tahun 2013 menunjukkan 29 persen orang Amerika Serikat percaya astrologi. Bangsa yang menggunakan astrologi untuk meramal nasib Babilonia.
Selain bangsa Babilonia, berbagai etnis pun mengembangkan sendri pengetahuan astrologinya. Salah satunya adalah bangsa China, berikut riwayatnya.
1. Mengapa Manusia Menyukai Ramalan?
Karena sifat manusia yang menyukai kepastian, ramalan menjadi disukai karena menawarkan informasi dan jaminan situasi masa depan. Dengan ramalan, manusia bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Bamgaa yang pertama kali menggunakan astrologi untuk meramal nasib adalah Babilonia pada tahu 3000 SM. Selain Babilonia, berbagai etnis pun mengembangkan sendiri pengetahuan astrologinya, salah satunya bangsa China.
2. Asal Usul Zodiak China
Zodiak China terdiri dari dua belas hewan, pertama kali muncul pada periode Zhan Guo, abad ke-5 SM. Secara resmi zodiak China diidentifikasi ada sejak Dinasti Han (206 SM - 9 M).
3. Penciptaan Zodiak Berawal dari Kaisar Huangdi
Tahukah Anda, asal muasal penciptaan siklus 12 makhluk oleh Kaisar Huangdi ini menjadi semi mitologi dan semi sejarah. Pemilihan tikus sebagai binatang pertama menjadi salah satu legenda sejarah.
Suatu hari ke-12, binatang berdebat mengenai siapa yang paling depan dalam kalender. Perdebatan ini membuat para swea jengk dan mencari solusinya.
4. Tikus, Binatang Pertama Astrologi China
Tikus menjadi binatang pertama yang mencapai tebing seberang sungai. Ini juga menjadi penanda binatang yang pertama.
Semua binatang pun berkumpul di tebing sungai, dan tikus memandang semua dan mengukur diri. Ia sadar bahwa kesempatan yang dimilikinya paling kecil dibanding yang lain.
5. Kepintaran Tikus
Menyadari akan kekurangan dirinya, tikus memutuskan mencari boncengan. Ia lihat kerbau memiliki tenaga dan keuletan paling besar dan memiliki kemungkinan paling cepat sampai.
Saat para binatang mulai menceburkan diri ke air. Tikus meloncat ke punggung kerbau yang lebar.
6. Dianggap Sebagai Hewan Cerdas
Sesaat sebelum kerbau mencapai tebing seberang, tikus meloncat untuk mendahului binatang lain untuk menjadi nomor satu. Binatang pun protes dan menuduh tikus curang.
Meskipun tikus sempat dituduh curang. Tikus ditetapkan sebagai pemenang karena ia menggunakan kekuatan akal daripada fisik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....