DPD Soroti Rendahnya Gaji Dosen

  • 16 Jan 2025 20:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta : Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Komite IIII, Al Hidayat Samsu menyoroti rendahnya gaji dosen di Indonesia. Dia mengutip riset tim dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Mataram (Unram) pada tahun 2023.

Hasil riset tersebut, kata Al Hidayah bahwa 42 persen pengajar di Indonesia dengan gaji di bawah Rp3 juta per bulan. Adapun gaji dosen perguruan tinggi swasta Rp45.000 per jam dengan total penghasilan bulanan tidak lebih dari Rp900.000.

"Ini merupakan fakta yang ironis, mengingat para pengajar merupakan garda terdepan pendidikan tinggi. Mereka menjadi pilar esensial dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas," kata Al Hidayat dalam keterangan tertulis yang diterima oleh rri.co.id, Kamis (16/1/2025).

Al Hidayah juga menyoroti peraturan terkait tunjangan kinerja dosen ASN, belum dilaksanakan dalam 12 tahun terakhir ini. Aturan tersebut yakni Perpres No.136/2018, Permendikbud No.49/2020, da n Keputusan Mendikbudristek No. 447/2024.

Padahal banyak biaya dan waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan S2 dan S3 demi mencetak generasi penerus. Nyatanya, setelah menjadi dosen, harus dihadapkan dengan ketidakpastian ekonomi karena rendahnya gaji.

"Kami mendesak pemerintah agar segera menyelesaikan permasalahan nomenklatur dosen. Sehingga tunjangan kinerja yang telah tertunda selama bertahun-tahun bisa dicairkan," katanya.

Al Hidayat juga meminta agar ada perubahan sistem gaji dosen sesuai dengan beban pekerjaan dan tanggung jawab . Selain itu, harus ada pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan kebijakan di lapangan sehingga kebijakan kenaikkan gaji atau tukin dosen, dapat dirasakan dampaknya.

"Alokasi anggaran yang cukup untuk mendukung kesejahteraan dosen, termasuk peningkatan tunjangan profesi adalah keharusan. Pengawasan ketat agar kebijakan yang ada seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif yang tidak memberikan dampak nyata," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....