Pakar Kesehatan Beberkan Sembilan Gejala Kecanduan Judol
- 19 Nov 2024 14:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kecanduan judi online (judol) semakin marak di kalangan masyarakat, meski sering kali diabaikan. Direktur Kesehatan Jiwa Kemenkes, Dr. Imran Pambudi memaparkan sembilan gejala yang harus diwaspadai, terutama dampaknya yang sangat merusak.
Menurut Imran, gejala awal kecanduan judi online seringkali muncul dalam bentuk ketidakmampuan mengontrol waktu bermain. Seiring waktu, individu kecanduan merasa dorongan kuat untuk terus bermain, menghabiskan lebih banyak uang untuk menang.
"Peningkatan kebutuhan untuk bertaruh lebih banyak uang adalah salah satu tanda jelas yang menunjukkan adanya kecanduan. Hal ini sering kali berujung pada ketergantungan finansial yang mengancam kestabilan ekonomi seseorang," kata Imran dalam wawancara bersama Pro 3 RRI, Selasa (19/11/2024).
Gejala kecanduan judi online dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu ringan, sedang, dan berat. Pada tingkat ringan, individu masih dapat mengendalikan kebiasaan bermain meskipun pengeluaran uang menjadi lebih sering dan berlebihan.
"Pada tingkat kecanduan yang lebih berat, kerusakan yang ditimbulkan sangat signifikan. Seseorang dapat kehilangan aset, merusak hubungan pribadi, dan bahkan mengalami gangguan kesehatan mental yang serius," ujarnya.
Masyarakat diminta untuk lebih peka terhadap gejala awal kecanduan judi online, karena dampaknya bisa sangat merugikan dalam jangka panjang. Imran juga menekankan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap akses judi online di Indonesia agar dampak negatifnya bisa diminimalisir. (Intern/Ahmad Rizky Pratama)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....