Dewan Ekonomi Nasional Tekankan Pentingnya Jaga Pertumbuhan Ekonomi
- 05 Nov 2024 19:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/11/2024). Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu mengatakan, dalam rapat tersebut dibahas pengamanan dan menjaga pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2024.
Hal itu karena pada kuartal tiga pertumbuhan ekonomi nasional di bawah 5 persen atau hanya sebesar 4,95 persen. Menurutnya, salah satu penyebab pertumbuhan ekonomi tidak sampai 5 persen karena konsumsi masyarakat turun, terutama di kelas menengah.
"Karena itu salah satu menurut analisa kami adalah yang menyebabkan konsumsi agak turun ya di kuartal 3 ini kan pertumbuhan konsumsi. (Pertumbuhan konsumsi kuartal III) itu 4,9 persen yang relatif rendah dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya," katanya usai bertemu Presiden.
Mari mengatakan pihaknya memberi beberapa rekomendasi kepada pemerintah terkait persoalan tersebut. Salah satunya, ia menekankan pentingnya meningkatkan daya beli kelas menengah demi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Bahkan katanya itu terendah dalam 13 tahun terakhir ini. Jadi ini menjaga daya beli itu salah satu rekomendasi yang kita sampaikan," ujarnya.
"Dan kemudian bagaimana dengan belanja pemerintah, mengoptimalkan belanja pemerintah, karena itu juga akan menstimulasi pertumbuhan. Dan yang terakhir ya ke depan, jangka pendek dan menengah, bagaimana meningkatkan memperbaiki iklim investasi," ucapnya.
Sementara itu, terkait kebijakan yang langsung menyentuh rakyat, DEN akan mencari program-program stimulus. Salah satunya stimulus bantuan langsung tunai (BLT) yang selama ini sudah berjalan.
"Ini masalahnya harga pangan relatif masih tinggi dan kita khawatir inflasi bisa meningkat kalau harga minyak dunia meningkat. Dan yang penting kelihatannya dari semua angka, daya beli itu melemah," katanya.
"Di tingkat menengah terutama, kalau di tingkat bawah-kan sudah ada Bansos, ada BLT ini bagaimana mengatasi yang di kelas menengah ini. Itu nanti mungkin dibahas, kira-kira programnya seperti apa," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....