Puan Bahas Soal Kesetaraan Gender dengan Parlemen Qatar

  • 05 Des 2022 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani bertemu Wakil Ketua Majelis Syuro Qatar, Hamda binti Hassan Al-Sulaiti di Doha, Minggu (4/12/2022). Kedua perempuan pimpinan parlemen di Asia itu berbicara soal isu kesetaraan gender.

Kepada Hamda, Puan menyampaikan pentingnya inisiatif untuk penguatan pemberdayaan perempuan dalam memberikan kontribusi bagi perdamaian, khususnya di Afghanistan. Inisiatif terkait hal ini telah disetujui oleh Menteri Luar Negeri kedua negara.

"Sebagai sesama perempuan pimpinan parlemen, tentunya sangat berguna untuk berbagi pengalaman," ujarnya. Misalnya tentang bagaimana mempromosikan peran perempuan di dunia politik dan memajukan kesetaraan gender.

Untuk itu, Puan mengajak mitranya dari Qatar untuk bekerja sama terkait hal tersebut. "Mari bekerja sama dalam pengembangan partisipasi perempuan di dunia politik dan kesetaraan gender," ujarnya.

Puan memaparkan saat ini 22 persen anggota DPR RI adalah kaum perempuan. Ini merupakan peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 1999 yang hanya sembilan persen.

Mantan Menko PMK itu juga menjelaskan keberadaan Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia. "Di sini kami berbagi pengalaman tentang cara mengatasi hambatan dalam pengembangan partisipasi perempuan di berbagai bidang," ucapnya.

Untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Qatar, Puan menilai dibutuhkan dukungan yang kuat dari parlemen kedua negara. Selama ini, hubungan DPR RI dengan Majelis Syuro Qatar telah terjalin dengan baik.

DPR RI periode 2019-2024 telah membentuk kelompok kerja sama bilateral dengan 102 parlemen, termasuk dengan Majelis Syuro Qatar. Kerja sama kedua parlemen juga terjalin melalui Inter-Parliamentary Union (IPU) dan Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC).

"Kami ingin membangun hubungan bilateral yang kuat berdasar hubungan saling pengertian, saling menghargai, dan saling menguntungkan," katanya. Menurut Puan, hal ini menjadi modal bagi hubungan antar parlemen yang lebih kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....