Mengenal Sejarah Gunung Api Semeru
- 04 Des 2022 20:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Sejarah Gunung Semeru menjadi informasi yang perlu diketahui usai peristiwa erupsi terjadi. Gunung Semeru yang terletak di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, erupsi pada Minggu (4/12/2022) pagi waktu setempat.
Gunung Semeru merupakan salah satu gunung berapi aktif yang ada di Indonesia. Semeru adalah gunung tertinggi di pulau Jawa dengan ketinggian mencapai 3.676 mdpl.
Gunung tersebut memiliki sejarah yang panjang. Melansir dari laman resmi BNPB, Minggu (4/12/2022) erupsi Gunung Semeru sudah terekam sejak tahun 1818.
Catatan letusan Gunung Semeru yang terekam pada tahun 1818-1913 tidak banyak terdokumentasikan. Kemudian pada tahun 1941-1942 tercatat aktivitas vulkanik berdurasi panjang dari gunung tersebut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan leleran lava terjadi pada rentang waktu 21 September 1941 - Februari 1942. Aktivitas vulkanik Gunung Semeru terus terjadi secara beruntun mulai dari tahun 1945 hingga 1960.
Setelah tahun tersebut, Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada 1 Desember 1977 dan berlanjut hingga 1989. PVMG kembali mencatat aktivitas vulkanik Gunung Semeru pada tahun 1990 hingga 2008 sebanyak delapan kali.
Terbaru, Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu (4/12/2022) pagi waktu setempat. Hingga saat ini, tidak terdapat korban jiwa atas kejadian tersebut.
Gunung favorit para pendaki ini juga menjadi gunung berapi tertinggi ketiga di Indonesia. Di atasnya ada Gunung Kerinci (3805 mdpl) dan Rinjani (3726 mdpl).
Letak Gunung Semeru berada di Jawa Timur, masuk dalam wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Lokasi Gunung Semeru juga masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Lokasi yang mudah dijangkau membuat Gunung Semeru menjadi salah satu tujuan pendakian. Gunung Semeru juga memanjakan pendaki dengan pemandangan tiga danau.
Tiga danau itu yakni Ranu Kumbolo, Ranu Pani, dan Ranu Regulo yang bisa dilewati di jalur pendakian. Gunung Semeru memiliki puncak yang terkenal bernama Mahameru dengan kawahnya yang dijuluki Jonggring Saloko.
Dilansir dari akun Instagram @kemdikbud.ri, sebutan 'Mahameru' berasal dari bahasa Sanskerta yang memiliki arti 'meru agung'. Kedua kata tersebut memiliki arti masing-masing 'pusat jagat raya' dan 'besar'.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....