Sultan Najamudin: Paket Pimpinan DPD Gambarkan Ke-Indonesiaan
- 02 Okt 2024 11:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)RI Dapil Bengkulu, Sultan Bachtiar Najamudin resmi menjadi Ketua DPD RI 2024-2029. Sultan meraih posisi tersebut, setelah mendapatkan suara dominan anggota DPD dan mengalahkan La Nyalla Matalitti.
Merespons hal tersebut, Sultan mengungkapkan, paket pimpinan yang dibentuknya merupakan gambaran Ke-Bhinnekaan dari Aceh hingga Papua. Paket pimpinan DPD itu, terdiri dari Sultan sebagai Ketua, Wakil Ketua Ratu Hemas, Yorrys Raweyai, dan Tamsil Linrung.
“Kami sampaikan, paket ini adalah paket yang kami rajut untuk menggambarkan pertama Ke-Indonesiaan. DPD ini kan miniatur Indonesia dari Aceh ke Papua," kata Sultan dalam keterangan persnya, di Jakarta, dikutip Rabu (2/10/2024).
Paket pimpinannya itu, kata Sultan, juga mewakilkan pihak muda. Dengan digabung dan bekerja sama dengan para tokoh senior daerah.
"Kami buat ada saya sebagai mungkin perwakilan dari anak muda. Kemudian beliau-beliau ada tokoh perempuan dari Jawa tokoh non muslim dari timur,” ucapnya.
Kemudian, Najamudin mengharapkan, kepemimpinannya dapat membawa DPD yang bermanfaat bagi masyarakat. Terutama, menjadi lembaga yang sesuai dengan keinginan masyarakat daerah.
“Yang akan kami tawarkan dan akan kami lakukan DPD ini benar-benar menjadi lembaga yang diharapkan oleh masyarakat daerah. Lembaga perwakilan yang kuat, lembaga perwakilan masyarakat daerah yang memang pada akhirnya bisa menjawab permasalahan-permasalahan daerah,” ujar Najamudin.
Sultan Raih 95 Suara Anggota DPD
Sultan terpilih menjadi Ketua DPD RI periode 2024-2029. Terpilihnya Sultan ini berdasarkan pemungutan suara pada sidang Paripurna Pemilihan Pimpinan DPD RI.
“Sultan Najamudin ditetapkan sebagai calon Pimpinan DPD RI terpilih," kata Wakil Ketua sementara DPD RI Larasati Moriska. Sultan terpilih setelah meraup 95 suara mengungguli Mantan Ketua DPD La Nyalla Mattalitti yang mendapatkan 56 suara.
Pemungutan suara ini telah diikuti 151 anggota DPD yang hadir berdasarkan kartu peserta pemungutan suara. Namun, berdasarkan penghitungan suara hanya ada 150 suara di dalam kotak suara yang telah tercoblos.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....