Ekspor Produk Kelapa Sawit Diproyeksi Naik Akhir Tahun
- 29 Sep 2024 17:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan periode Oktober-Desember merupakan kondisi yang bagus untuk ekspor produk turunan kelapa sawit. Proyeksi itu diperoleh setelah berkoordinasi dengan para produsen dan pelaku usaha.
Demikian disampaikan Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag, Bambang Wisnubroto, Minggu (29/9/2024). "Kami telah berkoordinasi dengan beberapa pelaku sebelum membuat proyeksi tersebut," ujarnya.
Menurut Bambang, produksi domestic obligation market (DMO) sangat dipengaruhi dengan kondisi ekspor. Bila ekspornya tinggi maka produksi DMO atau minyak di dalam negeri juga meningkat.
Dia pun berharap proyeksi membaiknya ekspor ini bisa meningkatkan realisasi DMO. Sehingga suplai MinyaKita juga bisa lebih banyak tersedia di pasar.
Diketahui harga minyak goreng masih mengalami kenaikan hingga saat ini. Menurut Kemendag, harga rata-rata MinyaKita saat ini mencapai 7 persen di atas harga eceran tertinggi (HET).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....